Rabu, 07 Januari 2015

Bagaimana membuat orang lain segera menyukai anda

         Dalam buku Dale Carnegie, How to Win Friends and Influence People dituliskan enam prinsip untuk membuat orang lain menyukai anda.

Prinsip 1
Jadilah sungguh-sungguh berminat terhadap orang lain.

Prinsip 2
Tersenyumlah

Prinsip 3
Ingatlah nama seseorang adalah hal paling mengesankan dan paling penting bagi orang itu dalam bahasa apapun.

Prinsip 4
Jadilah pendengar yang baik. dorong orang lain untuk berbicara tentang diri anda.

Prinsip 5
Bicarakan minat-minat orang lain.

Prinsip 6
Buat orang lain merasa penting - dan lakukan itu dengan tulus.

          Sebuah prinsip-prinsip yang terlihat sederhana dari ringkasan pengalaman hidup beliau yang mungkin juga kita semua pernah mengalami hal tersebut. Adapun pengalaman hidup beliau tersebut akan saya tuliskan pada kesempatan ini, dan semoga bisa diambil hikmah yang tersirat dari setiap untaian katanya.

          Saya sedang menunggu dalam antrean untuk mengeposkan surat tercatat di kantor pos di Thirty-third Street dan Eight Avenue, di New York. Saya memperhatikan petugasnya yang kelihatan bosan dengan pekerjaannya - menimbang amplop, menyerahkan prangko, memberi kembalian uang, memberikan tanda terima - pekerjaan rutin dari tahun ke tahun. Maka saya berkata kepada diri saya sendiri: "saya akan mencoba membuat petugas itu menyukai saya. Sudah jelas, untuk membuatnya menyukai saya, saya harus mengucapkan sesuatu yang membuatnya senang, bukan tentang diri saya melainkan tentang dirinya. Maka, saya tanyakan pada diri saya, 'hal apa yang ada dalam diri orang itu yang bisa saya kagumi secara jujur?'  Kadang-kadang menemukan hal ini adalah pertanyaan yang sulit dijawab, terutama terhadap orang asing; namun dalam pengalaman ini, kebetulan mudah. saya segera saja melihat sesuatu yang saya kagumi.
          Maka tatkala dia menimbang amplop saya, saya berkata dengan semangat: "kalau saja saya mempunyai rambut seperti anda."
          Dia memandang saya, setengah tercengang, wajahnya bersinar dnegan senyum. "Ah, sudah tidak sebagus dulu," jawabnya merendah. Saya yakinkan padanya bahwa meskipun mungkin sudah kehilangan masa paling cemerlangnya, bagaimanapun masih kelihatan mengagumkan. Dia sangat senang. Kami sebentar melanjutkan dengan perkataan yang menyenangkan, dan hal terakhir yang dia ucapkan pada saya adalah: "Banyak orang yang mengagumi rambut saya".
          Saya berani bertaruh, orang itu hari itu bersantap siang dengan perasaan seperti berjalan di udara. saya bertaruh, malam itu dia pulang dan menceritakan kepada istrinya tentang hal itu. Saya bertaruh, dia memandang ke cermin dan berkata: " Rambut saya bagus sekali".
          Saya menceritakan kisah ini didepan umum, kemudian seorang lelaki bertanya pada saya setelah itu: "Apa yang Anda ingin peroleh darinya?.
          Apa yang ingin saya peroleh darinya!!! Apa yang sedang saya usahakan untuk peroleh darinya!!!
          Kalau kita sudah menjadi begitu rendah dengan mementingkan diri sendiri sehingga kita tidak bisa memberikan sedikit kebahagian dan memberikan sedikit penghargaan jujur, tanpa berusaha mendapatkan sesuatu dari orang lain sebagai balasannya - kalau jiwa-jiwa kita ternyata tidak lebih besar daripada apel rusak yang asam, kita akan menemui kegagalan yang memeng sudah sepatutnya kita peroleh.
          Oh, ya. Saya memeng menginginkan sesuatu dari orang muda itu. saya ingin sesuatu yang sangat berharga. Dan saya memperolehnya. Saya memperoleh perasaan bahwa saya telah melakukan sesuatu untuknya tanpa dia mampu melakukan sesuatu pun untuk dikembalikan kepada saya. itu terdengar seperti perasaan yang mengalir dan bersenandung dalam memori anda, jauh setelah insiden itu berlalu.
          Ada satu hukum penting mengenai tindak-tanduk manusia. kalau kita mematuhi hukum itu, kita hampir tidak akan pernahmendapat kesulitan. sebenarnya, hukum itu, kalau dipatuhi, akan memberi kita kawan yang tak terhitung jumlahnya, dan kebahagian yang konstan. namun begitu kita melanggar hukum itu, kita akan masuk dalam kesulitan yang abadi. Hukum itu adalah Selalu buat orang lain merasa dirinya penting. John Dewey, seperti yang sudah kita ketahui, mengatakan bahwa hasrat menjadi penting merupakan desakan terdalam dari sifat dasar manusia; dan William James berkata: "Prinsip terdalam pada sifat dasar manusia adalah idaman untuk dihargai." seperti yang sudah dijelaskan, desakan ini yang telah membedakan kita dari binatang. desakan inilah yang mengambil tanggung jawab dari beradaban itu sendiri.
          Para filsuf selama ini telah berspekulasi tentang peraturan hubungan manusia selama ribuan tahun, dan dari semua spekulasi itu, ada satu ajaran yang penting. Ini bukan ajaran baru. Dia sama tuanya dengan sejarah. Zoroaster mengajarkan hal itu kepada pengikutnya di Persia, dua ribu lima ratus tahun yang lalu. Konfusius memberi ceramah tentang hal ini di Cina, dua puluh empat abad yang lalu - yang mungkin merupakan aturan penting di dunia; "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang berbuat kepadamu, berbuatlah demikian juga kepada mereka".
          Anda ingin memperoleh persetujuan dari mereka yang berhubungan dengan anda. anda menginginkan pengakuan atas nilai anda yang sesungguhnya. Anda ingin memdapatkan perasaan bahwa anda penting dalam duania Anda yang kecil. ANda tidak ingin mendengar sanjunganmurah yang tidak tulus, tetapi anda haus akan penghargaa yang tulus. Anda ingin kawan-kawan dan rekan anda menjadi, seperti yang diungkapkan Charles Schwab, "tulus dalam penerimaan dan murah hati dalam memberi penghargaan." kita semua menginginkan itu.
          Maka, marilah kita patuhi Aturan Emas di atas, dan berikan kepada orang lain apa yang kita harapkan diberikan kepada kita.
          Bagaimana? Kapan? Di mana? Jawabannya: setiap waktu, dimana saja.
          
Sumber: Carnegie Dale, 1996, Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain (How to Win Friends and Influence People), Binarupa Aksara, Jakarta Barat, Indonesia.





Jumat, 15 Agustus 2014

Berlari dan Berbagi (Kick Andy Show/15-08-2014)

Salah satu talk show yang cukup banyak diminati masyarakat (termasuk saya :D) adalah Kick Andy Show. Yeahh Kick Andy Show  minggu ini mengangkat sebuah tema yang tidak kalah menarik seperti tema-tema sebelumnya. Seperti apa ringkasan show-nya! Cekidot..


Berlari. Olahraga yang murah meriah serta mudah dilakukan ini begitu populer di masyarakat akhir-akhir ini. Sepanjang tahun ini beberapa kompetisi berlari banyak diselenggarakan baik oleh komunitas, perusahaan maupun organisasi. Olahraga lari menjadi magnet tersendiri bagi banyak orang karena selain menyehatkan, juga memberikan berbagai dampak positif bagi masyarakat.Salah satunya adalah Surachman, kakek berusia 64 tahun ini dijuluki “wong edan” oleh orang-orang disekitarnya karena kecintaannya pada olahraga lari. Awalnya Suracman memilih olahraga lari untuk mengisi hari-harinya setelah pensiun. Namun Surachman berhasil membuktikan potensi dirinya dengan meraih banyak penghargaan dari berbagai kompetisi lari yang diikutinya ditingkat nasional maupun internasional. Berlari sudah menjadi kebutuhan baginya, 10 tahun berlari banyak manfaat yang diraihnya terutama semangat pantang menyerah. Surachman memiliki moto “tidak ada orang yang hebat yang ada adalah orang yang terlatih”. 

Di Jakarta, sebuah komunitas berlari yang diberi nama “Berlari Untuk Berbagi” didirikan oleh seorang pengusaha sukses, Sandiaga Uno pada tahun 2009. Bersama dengan teman-temannya yang berasal dari berbagai kalangan. Setiap tahunnya mereka mengikuti lomba marathon yang bertujuan mengumpulkan donasi dari individu dan juga perusahaan untuk kemudian disumbangkan kepada yayasan sosial yang ada Indonesia. Menurut Arlan Perkasa Lukman, salah satu anggota komunitas ini semua anggotanya adalah pecinta olahraga lari. Melalui komunitas ini, mereka ingin menginspirasi dan mengingatkan orang lain bahwa melakukan hobi tidak hanya berdampak positif bagi diri sendiri tetapi sekitar kita. 

Di Bromo, Jawa Timur lahir sebuah ajang olahraga lari yang tidak hanya menyehatkan tetapi juga membawa misi sosial yaitu Bromo Marathon. Salah satu penggagasnya, Dedik Kurniawan ingin mengajak para peserta untuk ikut peduli terhadap pendidikan dengan mengalokasikan uang yang terkumpul dari pendaftaran peserta untuk kemudian disumbangkan ke sekolah-sekolah di sekitarnya dalam bentuk buku-buku pelajaran serta alat tulis. Bromo Marathon berhasil menarik minat peserta tidak hanya dalam negeri tetapi juga luar negeri yang berasal dari 30 negara. Keindahan pesona gunung Bromo menjadi daya tarik bagi 900 peserta yang mengikuti kompetisi ini pada September 2013 yang lalu.

Di Bandung, Jawa Barat sebuah event fun-run charity bertajuk “5K For Smiles” digagas oleh seorang dokter dari Rumah Sakit Hasan Sadikin bersama rekan-rekannya. Dr. Seto Adiantoro kemudian bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menggalang dana bagi penderita celah bibir dan langit-langit atau bibir sumbing. Melalui event ini mereka berharap semakin banyak penderita bibir sumbing yang dapat disembuhkan.Selain itu, ada juga sebuah kompetisi berlari yang unik dan diselenggarakan di Bandung. Kompetisi unik ini memiliki tagline “Run For Your Love”. Kompetisi ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada para peserta yang jomblo untuk mencari pasangan dalam ajang berlari sejauh 5 Km. 

Dua anak muda, Jurian Adhika dan Christopher Tobing merintis sebuah gerakan berlari yang diberi nama NusantaRun. Berawal dari keinginan untuk berlari dan memperkenalkan keindahan Indonesia, mereka kemudian mengajak masyarakat untuk tidak hanya berlari tetapi juga mengumpulkan sumbangan uang untuk didonasikan. Uniknya tidak ada pemenang dalam ajang ini karena setiap orang berlari dengan misi mengumpulkan donasi sebanyak-banyaknya. NusantaRun Chapter 1 yang diadakan pada 28 Desember 2013 yang lalu dengan rute Monas-Kebon Raya Bogor sejauh 55 Km berhasil mengumpulkan donasi sebanyak RP. 137 juta. Sumbangan tersebut kemudian diberikan kepada Yayasan Care 4 Kids Indonesia. 

Selain narasumber diatas ternyata ada juga seorang aktor terkenal yaitu Rio Dewanto yang juga peduli terhadap pendidikan anak-anak jalanan.

Wooow,, Luar biasa bukan! (y) :D

Senin, 03 Maret 2014

Sabtu penuh cinta

Ya,, sabtu penuh cinta aku menyebutnya untuk setiap hari sabtu yang selalu ku tunggu kedatangannya. Ya, karena menurutku itu adalah hari dimana aku merasa seperti meresfresh diri setelah melalui 5 hari dengan berbagai aktivitas "keduniaan". Hari itu selalu membuatku senang karena teman-teman yang kami sebut Saudara seiman dan seperjuangan berkumpul di kosan kami untuk mengikuti pengajian bersama. Ya,, aku senang mengikuti pengajian ini, karena selain bisa mengenal teman2 baru yang luarbiasa, lebih dari itu aku senang setiap kali masih punya kesempatan untuk bisa menyimak materi pengajian dari guru kami yang biasa kami menyebutnya dengan murobbi. Beliau (murobbi) begitu sabar membimbing kami unttuk memahami apa yang beliau sampaikan. satu hal yang sangat aku sukai dari beliau, beliau selalu memberikan materi pengajian dengan totalitas, beliau bisa membuat kami menangis haru ketika beliau membawakan materi tentang shiroh nabawiyah ataupun ketika beliau menyampaikan tentang semangat-semangat jihad anak-anak, ibu-ibu dan wanita-wanita palestina misalnya. Semua yang disampaikannya menurutku indah dan luarbiasa, semua menyadarkanku betapa Allah SWT begitu mencintai kita, betapa masih sangat-sangat seditkit yang kita lakukan untuk menegakkan agama yang mulia itu, betapa kita sering kali terlalu terlena oleh kenikmatan dunia. Astaghfirullah,, Ya, sabtu penuh cinta aku menyebutnya, sabtu yang selalu menjadi hari yang selalu kutunggu-tunggu, sabtu yang selalu memaksaku merenungkan kembali tujuan hidup di dunia ini. 
Alhamdulillah,, Segala puji bagi-Mu Ya Allah,, untuk segala kasih sayang dan cinta-Mu kepada kami.
Istiqomahkan kami di jalan yang Engkau Ridhoi hingga kami bisa kembali kepada-Mu dalam keadaan ridho dan ridhoi. Aamiin. 




Kamis, 02 Januari 2014

Generasi Al-Quran

Kisah 1
"Ketika saya kecil, ibu dan ayah saya mendidik saya dalam suasana Al-Qur'an sehingga hati saya amat terkesan dengan ayat-ayat al-Qur'an. Terutama ayat-ayat yang menganjurkan kita untuk menolak kezaliman dan pemerasan... Diantaranya adalah firman Allah dalam surah ash Syura ayat 39 yang bermaksud : "Dan bagi orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim, mereka membela diri." ketika ibu saya meninggal dan hati saya dirundung kesedihan, saya senantiasa merenung surah Al-Fajr, "Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diredhai-Nya. Maka masuklah ke dalam kelompok hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam syurga Ku".
     Inilah diantara coretan yang ditemui dalam salah satu lembaran diari kecil hingga kini tetap terpelihara. di atas lembar-lembar diari itu, tertulis petikan ayat-ayat Al-Qur'an. Begitulah sepintas kenangan manis masa kecil milik Alija Izzatbegovic. Sosok itu menhadapi badai permusuhan hebat yang menghempas agama dan bangsanya di Bosnia Herzegovina.

Kisah 2
"Ayahku menyimpan cita-cita agar Allah memberinya, rezeki seorang anak yang mempunyai suara dan bacaan Al-Qur'an yang indah. Ternyata, puteranya, tak ditakdirkan memiliki suara yang merdu. Puteranya ini sekedar menjadi seseorang yang suka menyimak bacaan Al-Qur'an. Ayahku sering mengundang para qurra' untuk tilawah Al-Qur'an di rumah kami. berawal dari detik itu, sedikit demi sdikit, kesenangan dan rasa suka cita itu tumbuh subur dan mengakar dalam jiwaku. bila terdengar Al-Qur'an dibaca, aku yang masih kecil terdiam dan menyimaknya dengan penuh perhatian. Berkembanglah keterpautan jiwaku dengan Al-Qur'an. dan kelak, aku memang sekali lagi tak menjadi qoriul Qur'an.."

Namun putera ini termasuk segelintir para tokoh pemikir islam yang memiliki saham besar dalam arus kebnagkitan islam di zaman kini. Sayyid Qutb nama yang tidak asing dalam dunia islam. Beliau bukan qari'ul Qur'an namun beliaulah pengarang kitab Tafsir Al-Qur'an - Fi Dzilalil Qur'an.

Kunci Kemenangan
Al-Qur'an terbukti menjadi kunci kemenangan dan 'izzah kaum muslimin. Suatu ketika dahulu tatkala dalam dada umat tertanam kedekatan serta pemahaman yang dalam terhadap Al-Qur'an, mampu mengorbarkan semangat dan melahirkan kekuatan yang sangat besar. Dalam beberapa peperangan, banyak kisah sahabat yang berjaya meraih kemenangan melalui bacaan Al-Quran. Dalam perang Qadasiyah contohnya, umar ra memerintahkan Sa'ad bin Abi Waqash ra untuk membaca dan memperdalam kandungan ayat dalam surah Al-Anfal dikalangan pasukannya. Lalu terjadilah perubahan dahsyat dalam jiwa pasukan Islam. Mereka bangkit setelah hampir tewas dan kehilangan semangat hingga mampu meraih kemenangan. (Hayatu shahabah 4, hal 556).

Malah keistimewaan orang yang membaca dan mempelajari Al-Qur'an diumpamakan oleh Rasulullah, ibarat suatu bejana yang penuh berisi minyak wangi yang baunya selalu semerbak dimana-mana (Riwayat Ibnu Majah, Tirmidzi, Abu Daud). Pribadi Al-Qur'an bagai sebuah mercu obor yang memancarkan cahaya dan memberi terang di malam gelap kepada umat manusia.

Maka tidak ada yang lebih baik kecuali berusaha mengenalkan seseorang pada Al-Qur'an sejak dini. Kisah Alija dan Sayyid Quthb semasa kecil diatas, boleh dijadikan ibrah bahwa pendidikan Al-Qur'an sejak kecil, sebagai tonggak utama terbentuknya mental dan kepribadian anak yang sehat dan diredhai Allah SWT. Dalam petikan kisah diatas juga ternyata menunjukkan kesan yang lahir dari kedekatan seseorang dengan Al-Qur'an. Alija yang terlatih dengan ayat-ayat Allah contohnya senantiasa menghubungkan garis peristiwa hidupnya dengan ungkapan-ungkapan dalam Al-Qur'an. Sayyid Quthb pula yang sejak kecil memiliki rasa hormat yang demikian agung dalam hatinya kepada Al-Qur'an, sehingga di akhir hayatnya, beliau dapat dengan tenang menyongsong syahadah di tiang gantung demi membela aqidahnya.

Oleh karena itu, sudah sewajarnya seoarang anak, sejak kecil diusahakan untuk memiliki ikata-ikatan rohani melalui gema Al-Qur'an. Sehingga jiwanya memiliki kejernihan, cahaya, keimanan dan keikhlasan. Menjadi tanggung jawab kedua ibu bapaknya untuk membuka mata anak sejak kecil untuk mengetahui prinsip baik dan buruk, masalah halal dan haram, benar dan salah, dosa dan pahala sebagaimana yang ditetapkan oleh Al-Quran. Rasulullah SAW bersabda : "Suruhlah anak-anakmu mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya..." (Riwayat Ibnu Jarir dan Ibnu Al-Mundzir)


Jumat, 01 November 2013

Kunci kebahagiaan

Ceritanya gak sengaja ngambil sebuah buku dari tumpukan buku yang belakang ini tak pernah tersentuh. herannya lagi tanpa perintah (refleks) tangan ini langsung membuka halaman yang isi nya nampar bgt dengan kondisi saya belakangan ini yang dibuat lelah dengan aktivitas kampus hingga membuat sholat saya sering telat terutama sholah subuh (Astagfirullah).

Mau tau apa isi halaman tersebut!,,
Jreng.. jreng isinya adalah sebuah nasehat tentang "Kunci Kebahagian"

Cekidot...

Kunci Kebahagiaan adalah Sujud.

Bagiku, kebahagian bukanlah tumpukan harta melainkan orang bertakwalah yang paling bahagia

     Sungguh lembar kebahagian pertama dalam buku agenda harian dan kartu pertama dalam jadwal kegiatan kita sehari-hari adalah Sholat Subuh. maka, mulailah hari-harimu dengan sholat subuh dan awalilah kegiatanmu dalam setiap hari dengan sholat subuh. Dengan begitu, engkau akan selalu berada dalam jaminan Allah, ikatan perjanjian dengan-Nya, perlindungan-Nya, pengawasan dan pengamanan-Nya. Allah pun akan senantiasa memeliharamu dari segala keburukan, menuntunmu pada kebaikan dan membawamu pada keutamaan. Sungguh, berkah Allah tidak akan turun pada hari- hari yang tidak diawali dengan sholat subuh dan Allah tidak akan menghidupkan sebuah hati yang tiadak dimulai dengan sholat subuh.
     Sholat subuh merupakan tanda diterimanya seorang hamba di sisi Allah, judul pembuka buku keberhasilan dan sisi penting dari sebuah kemenangan, kemuliaan, kemapanan, dan keberhasilan. Maka, selamat bagi mereka yang senantiasa melaksanakan sholat subuh dan celakalah mereka yang tidak memulai hari-harinya dengan sholat subuh. >> Ampuni kami Yaa Allah..




Referensi :  Aidh al-Qarni, Dr. 2010. Menjadi wanita paling bahagia. Qisthi press

Kamis, 24 Oktober 2013

Jangan Merasa Tersiksa



Bismillahirrahmanirrahim,
Sedikit nasehat buat saya, anda, dan siapa saja yang merasa tersiksa dengan kerasnya dunia pendidikan. hehe ^^

Rasakan dan nikmati apa yang ada,
segala sesuatu pasti ada ujungnya
sampai kapanpun jua,
sebagaimana mereka ada pangkalnya


Itulah sikap mulia yang akan membantu kita untuk mengubur kegelisahan dan meraih kesuksesan. nikmatilah setiap prosesnya, proses yang baik sering kali berbanding lurus dengan hasil yang diperoleh (hasil yang baik). maka lakukanlah setiap proses dengan cara-cara yang baik (Dr. Aidh al-Qarni). 

Barakallah buat teman-teman postgraduate of chemistry department 2011 UGM yang telah menyelesaikan studi Master-nya ==>  teruslah belajar dan semoga setiap ilmu yang telah dimiliki bermanfaat. Aaminn



Referensi : Al-Qarni A, Dr. 2010. Menjadi wanita  paling bahagia. Qisthi press




Sabtu, 19 Oktober 2013

Gamparan tanda peduli (I Made Andi Arsana)


Ini cara menggampar mahasiswa :)
  1. Kamu ingin dpt beasiswa S2 ke LN nanti? Pastikan IP di atas 3 dan TOEFL di atas 500! Merasa tidak pinter? BELAJAR!
  2. Empat atau lima tahun lagi kamu bisa sekolah S2 di luar negeri dg beasiswa. Itu kalau kamu tidak cuma twitteran saja sampai lulus nanti.
  3. Kamu tidak akan bisa S2 di luar negeri karena akan ditolak profesor kalau nulis email formal saja tidak bisa. Alay itu tidak keren, tidak usah bangga!
  4. Tidak usah tanya tips cara menghubungi professor di luar negeri kalau kirim email ke dosen sendiri saja kamu belum bisa. Hey, ganti dulu akunniennna_catique@gmail.com itu!
  5. Tidak usah ikut meledek Vicky, kamu aja tidak tahu kapan harus pakai tanda tanya, tanda seru, tanda titik, spasi, huruf besar, huruf kecil di email kok!
  6. Mana bisa diterima di perusahaan multinasional biarpun IP tinggi kalau nulis email saja lupa salam pembuka dan penutup :)
  7. Sok mengkritik kebijakan UN segala, dari cara menulis email saja kelihatannya kamu tidak lulus Bahasa Indonesia kok. Tidak usah gaya!
  8. Bayangkan kalau kamu harus nulis email ke pimpinan sebuah perusahaan besar. Apa gaya bahasa email kamu yang sekarang itu sudah sesuai? Jangan-jangan bosnya tertawa!
  9. Apapun bidang ilmu kamu, akhirnya kamu akan berhubungan dg MANUSIA yang beda umur dan latar belakangnya. Belajar komunikasi yang baik. Jgn bangga jadi alay!
  10. Bangga bisa software dan gunakan alat2 canggih? Suatu saat kamu harus yakinkan MANUSIA akan skill itu. Belajar komunikasi dgn bahasa manusia biasa!
  11. Kamu orang teknik dan hanya peduli skil teknis? Kamu salah besar! Nanti kamu akan jual skil itu pada MANUSIA, bukan pada mesin!
  12. Kamu kira orang teknik hanya ngobrol sama mesin dan alat? Kamu harus yakinkan pengambil kebijakan suatu saat nanti dan mereka itu manusia. Belajar ngomong sama manusia!
  13. Malas basa-basi sama orang yang tidak dikenal? 6 thn lagi kamu diutus kantor untuk presentasi sama klien yang tidak kamu kenal. Belajar!
  14. Malas belajar bikin presentasi? 5 thn lagi bos kamu datang dgn segepok bahan, ‘saya tunggu file presentasinya besok!’
  15. Kamu orang sosial dan malas belajar hal2 kecil di komputer? 5 thn lagi bos kamu datang ‘cara membesarkan huruf di ms word dgn shortcut gimana ya?’ Mau nyengir?
  16. #MhsSenior, jgn bangga bisa membully #MhsBaru, 7 thn lagi kamu diinterview sama dia saat pindah kerja ke perusahaan yang lbh bagus :)
  17. #MhsSenior, keren rasanya ditakuti #MhsBaru? JANGAN! Urusan kalian nanti bersaing sama orang2 ASEAN dan Dunia. Bisa bikin mereka takut tidak?
  18. Bangga bisa demo untuk mengundurkan jadwal ujian karena kamu tidak siap? Kamu itu mahasiswa negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, masa’ urusannya cetek2 gitu sih?!
  19. Tidak usah lah sok hebat demo nyuruh @SBYudhoyono berani sama Amerika kalau kamu diskusi sama Mhs Singapura aja tergagap-gagap :)
  20. Tidak perlu lah teriak-teriak “jangan tergantung pada barat” kalau kamu blm bisa tidur kalau tidak ada BB deket bantal :)
  21. Tentara kita tidak takut sama tentara Malaysia kalau kamu bisa kalahkan Mhs Malaysia debat ilmiah dlm forum di Amerika!
  22. Tidak perlu beretorika menentang korupsi kalau kamu masih nitip absen sama temen saat demo antikorupsi!
  23. Boleh kampanye “jangan tergantung pada barat” tapi jgn kampanye di Twitter, Facebook, BBM, Path dan Email, Memangnya itu bikinan Madiun?!
  24. Kalau file laporan praktikum masih ngopi dari kakak kelas dan hanya ganti tanggal, tidak usah teriak anti korupsi ya Boss!
  25. Minder krn merasa dari kampung, tidak kaya, tidak gaul? 5thn lagi kamu bisa S2 di negara maju karena IP, TOEFL dan kemampuan kepemimpinan. Bukan krn kaya dan gaul!
  26. Pejabat kadang bikin kebijakan tanpa riset serius. Sama kayak mahasiswa yang bikin tugas dlm semalam hanya modal Wikipedia :)
  27. DPR kadang studi banding untuk jalan2 doang. Sama kayak mahasiswa yang kunjungan ke industri lalu nyontek laporan sama temannya :)
  28. Pejabat kadang menggelapkan uang rakyat. Sama kayak mahasiswa yang lihat bahan di internet lalu dikopi di papernya tanpa menyebutkan sumbernya.
  29. Alah, pakai mengkritik kebijakan pemerintah segala, bikin paper aja ngopi file dari senior dan ubah judul, pendahuluan sama font-nya :D
  30. Gimana mau membela kedaulatan bangsa kalau waktu menerima kunjungan mahasiswa asing aja kamu tidak bisa ngomong saat diskusi. Mau pakai bambu runcing? :)
  31. Kalau kamu berteriak “jangan mau ditindas oleh asing”, coba buktikan. Ikuti forum ASEAN atau Dunia dan buktikan di situ kamu bisa bersuara dan didengar!
NB. Kata-kata jika di atas memang SADIS. Maafkan jika ada yang tersinggung. Pesan ini sebuah refleksi, sebagian dari pengalaman nyata beliau dan berharap mahasiswa tidak mengulangi kesalahan yang sama. Matur nuwun :)