Selasa, 17 Oktober 2023

 Hubungan Aktivitas Air dengan Laju Reaksi Browning Non Enzimatis


Reaksi kecokelatan non enzimatis atau disebut reaksi Maillard dapat terjadi bila dalam pangan terdapat komponen gula pereduksi dan gugus amin (misal dari asam amino atau protein). Reaksi ini bertanggung jawab terhadap peningkatan intensitas warna coklat produk pangan selama pengolahan dan penyimpanan, pembentukan flavor (rasa) serta penurunan nilai gizi protein. Pada awal reaksi, gula pereduksi dan gugus amina akan bereaksi membentuk N-Substituted Glycosylamine (Basa schiff) dan membebaskan molekul air. Pada aw yang rendah (< 0,2), reaksi Maillard berlangsung lambat karena mobilitas reaktan terhambat. Dengan meningkatnya kadar air dan aw , reaksi Maillard berangsur meningkat karena mobilitas reaktan lebih mudah terjadi. Reaksi Maillard terjadi umumnya mencapai maksimum pada aw sekitar 0,7 (Gambar 2.22) yaitu pada aw produk pangan semi basah (intermediate moisture food). Hal ini menjelaskan mengapa produk pangan semi basah (misalnya dodol) mudah mengalami pembentukan warna coklat. Pada aw yang lebih tinggi, reaksi Maillard cenderung melambat yang disebabkan oleh pengenceran reaktan. Di samping itu, berdasarkan prinsip kesetimbangan kimia, peningkatan jumlah air akan menyebabkan reaksi bergeser ke arah sebelah kiri atau menekan pembentukan N-Subtituted Glycosylamine.



 

Sumber: Feri Kusnandar. Kimia Pangan (Komponen Makro). Penerbit Dian Rakyat



Senin, 16 Oktober 2023

 Hubungan Aktivitas Air dengan Laju Reaksi Oksidasi Lemak


Oksidasi lemak adalah salah satu reaksi kimia yang dapat menurunkan mutu pangan. Reaksi oksidasi lemak ini dapat terjadi pada kondisi aw yang rendah dan tinggi dengan mekanisme reaksi yang berbeda. Pada kondisi aw yang rendah (aw < 0,2), oksidasi lemak terjadi karena pembentukan radikal bebas yang dapat memicu reaksi autooksidasi yang tidak memerlukan keberadaan air. Dengan meningkatnya aw hingga 0,4 maka jumlah air akan meningkat. Hal ini mengakibatkan pembentukan radikal bebas dihambat oleh keberadaan air karena air yang akan menghilangkan oksigen dari pangan. Pada aw > 0,4, reaksi oksdasi kembali meningkat. Hal ini karena hidrasi air membuka sisi-sisi reaktif makromolekul sehingga memungkinkan terjadinya reaksi oksidasi.




Sumber: Feri Kusnandar, Kimia Pangan (Komponen makro). Penerbit Dian Rakyat.


Sabtu, 06 Agustus 2022

 Empati dan Soft skills: Kunci sukses bekerja tim


Dalam bekerja, tidak bisa dipungkiri agar pekerjaan bisa cepat selesai dengan hasil maksimal maka kita dituntut untuk bekerja dalam bentuk tim. Nah, postingan dari Pak Sunu Wibirama (Dosen UGM Fakultas Teknik) dalam akun sosial media nya tentang kunci sukses bekerja tim dapat menjadi referensi tambahan bagi kita. Adapun kunci sukses tersebut diantaranya:

 

1. Komunikasi: belajar untuk tidak sering menginterupsi orang lain saat mereka bicara, bicara dengan nada yang positif, memperhatikan orang lain dengan gesture.

2. Persuasi: mampu melihat apa hal-hal penting yang menjadi "concern" orang lain, membangun cerita yang menghubungkan topik kita dengan apa yang orang lain butuhkan/ anggap penting, komunikasikan cerita tersebut dengan penghayatan yang baik - bagus kalau kita menceritakan pengalaman pribadi yang beririsan dengan apa yang menjadi concern orang lain. Disinilah perlunya seorang akademisi menambah wawasan dan memperluas pergaulan. Semakin sering bertemu dengan berbagai lapisan dan tipe profesi lan. ia akan semakin peka dengan bagaimana cara berpikir lawan bicara. Bagi seorang profesional atau pengusaha "kepandaian bergaul" itu skill utama yang wajib dimiliki.

3. Negosiasi: dengarkan apa yang disampaikan orang lain, pahami apa kebutuhan lawan bicara, tahu nilai/value dari apa/skill yang kita miliki, tawarkan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Nah, untuk tahu nilai/value, kita perlu melihat bagaimana skill yang kita miliki "dihargai" di pasar. Memilih "ceruk pasar" yang tepat akan berdampak pada "pricing" yang bisa ditawarkan. Memilih ceruk yang salah akan menurunkan persepsi nilai/ value perception pada skill atau produk yang kita miliki.

4. Membangun relasi yang natural: membantu orang lain dengan tulus, cari common interest - ketertarikan yang serupa pada kegiatan atau sesuatu antara orang lain dan kita sendiri, selalu memberi nilai tambah (memberi manfaat) sebelum meminta bantuan orang lain.

5. Empati: memahami kebutuhan orang lain dan melihat sudut pandang lawan bicara, memperhatikan perasaan lawan bicara, bersedia memberi waktu dan perhatian kepada lawan bicara. 

6. Perilaku positif: tidak membicarakan keburukan orang lain, mengkritik secara proporsional dan menyampaikan hal-hal positif tentang orang lain.

7.  Kerja tim: hindari overclaim pada pekerjaan yang tidak kita lakukan sendirian (ini akan membuat rekan kerja atau bawahan merasa dihargai dan mencegah terjadinya ketidaksukaan rekan kerja atau bawahan kepada kita). merayakan dan mengapresiasi keberhasilan kerja tim,baik secara privat maupun didepan rekan kerja lainnya. Apresiasi verbal ini penting untuk menaikan moral tim setelah mereka melakukan kerja-kerja yang barangkali tidak selalu sepadan dengan apresiasi secara finansial. 

8. Resolusi konflik: menghindari berargumen atau menuduh orang lain, fokus pada solusi, minta maaf pada orang lain saat kita menyadari kesalahan kita.

9. Kecerdasan emosional: tidak bertindak impulsif (bertindak tanpa berpikir panjang apa akibat dari tindakan itu), melakukan refleksi saat kita merasakan bad mood, memahami perasaan kita itu dan selalu mengkalkulasi konsekuensi dari tindakan kita.

10. Manajemen waktu: belajar memilih prioritas, belajar membagi dan mendelegasikan tugas (menghindari micro-manage untuk tugas yang prioritasnya lebih rendah), belajar untuk menolak (mengatakan tidak).

11. Etika kerja: belajar bertanggung jawab terhadap amanah atau tugas yang kita kerjakan, selalu memenuhi komitmen dan tepat waktu, tidak menimpakan kesalahan kita terhadap orang lain. 


Demikian beberapa kunci yang harus diperhatikan dalam bekerja tim, mari introspeksi diri dan semangat berlatih. Terima kasih, semoga bermanfaat.. 😇😇😇

Kamis, 24 Juni 2021

Kiat menjadi Anak Muda yang Penuh Prestasi

 Ahmad Rifai Rif'an dalam buku nya (The Perfect Muslimah) menuliskan beberapa kiat untuk menjadi anak muda yang penuh prestasi. Apa saja kiat-kiatnya, mari kita simak bersama penjelasan berikut.

1. Keberanian untuk mencoba hal yang hebat dan baru

Banyak kita jumpai anak muda belum melakukan apa-apa namun sudah minder duluan. Saat ada peluang dan momentum untuk berbuat sesuatu yang hebat, saat ada momentum untuk berprestasi, saat ada peluang untuk tampil, mereka malah rame-rame angkat tangan, nyerah sebelum bertanding. Mereka tak punya kepercayaan diri yang baik. Belum apa-apa sudah takut duluan. Padahal nyoba aja belum, sudah bilang gak bisa. 

Anak-anak muda yang masa mudanya dipenuhi oleh prestasi adalah mereka yang selalu punya ketertarikan untuk mencoba peluang hebat yang hadir di depannya. Ia selalu memanfaatkan peluang sekecil apapun untuk melejitkan prestasinya. Ada lomba ini, dia ikut. ada peluang tampil, ia ambil. Ada kesempatan belejar hal baru, ia semangat menyambutkan. 

Nah, kalau sudah ada keberanian untuk selalu mencoba hal-hal baru yang kita temui, biasanya akan muncul dan hadir memontum yang akan melejitkan prestasinya.




2. Jangan gengsi ngerjain hal yang baik

Aneh memang, berprestasi kok gengsi? Ada cukup banyak anak muda yang gengsinya justru hadir pada hal-hal yang tak tepat. Ada seorang mahasiswa yang disela-sela kuliahnya ia sambi jualan kopi keliling kampus. Lihat ada mahasiswa kayak gini bagaimana respon teman-temannya? Kebanyakan mereka merasa kasihan. Kebanyakan mahasiswa lain justru gengsi ngerjain hal kayak gini. Padahal mahasiswa penjual kopi ini justru yang keren. Ia mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Sambil kuliah ia belajar bisnis, belajar percaya diri, belajar ngilangin rasa malu yang gak beralasan, belajar kerja keras, belajar midup mandiri. Hebatnya, penjual kopi ini benar-benar mampu membagi waktunya dengan hebat. Usahanya jalan, kuliahnya juga jalan. Dapat uang tambahan, nilai kuliahnya pun cukup membanggakan.


3. Targetkan mimpi yang muluk

Tentang impian miluk ini saya berulang kali berpesan, jangan mau menjadi anak muda yang biasa-biasa saja. Jangan mau jadi anak muda rata-rata. Yang prestasinya rata-rata, nilainya rata-rata, kontribusinya rata-rata, ilmunya rata-rata, di organisasi perannya rata-rata, penampilannya rata-rata, kreativitasnya rata-rata. Intinya, jadi orang rata-rata itu gak enak. Beneran. Jarang dikenal. Jarang diperhatikan. Jarang membanggakan. Gak bisa jadi inspirasi. Susah diteladani.

Jadilah orang yang berbeda. Kalau gak bisa jadi ornag yang lebih hebat, jadilah yang unik, yang berbeda, dengan keunikannya yang cerdas. Bukan tampil beda dengan tampilan fisik yang serba heboh dan tak menunjukkan kehebatan karakter. Tampilkan keunikan yang patut untuk diapresiasi.


4. Miliki keingintahuan yang tinggi pada hal yang mendekatkan pada impian kita.

Ingin jadi insinyur hebat, jangan merasa cukup dengan materi kuliah di kelas. Tapi temukan hal yang lebih di Lapanagn. Pelajari buku yang melebihi apa yang diajarkan. Mau jadi apapun, miliki keingintahuan yang lebih. Karena dengan itu kita bisa menikmati proses pembelajaran dengan baik.


5. Cerdaslah dalam bergaul

Prinsipnya, bertemanlah dengan siapapun, tetapi pilih-pilihlah terhadap teman pergaulan. Intensnya pertemuan dan komunikasi bisa sangat mempengaruhi karakter dan aktivitas kita. Berkawanlah dengan orang-orang hebat yang sangat cerdas mengatur waktunya, yang menjadi penyemangat kita untuk terus berprestasi, yang selalu menjadi penasihat kala kita salah, yang menjadi pendamping saat masalah menimpa, yang jadi guru sekaligus kawan belajar yang baik. 

Rabu, 05 Agustus 2020

FAKTA TENTANG BORAKS

Boraks merupakan jenis bahan tambahan yang dilarang penggunaannya untuk makanan. Namun, para pedagang masih menggunakan boraks sebagai pengawet dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan yang besar tanpa memperhatikan bahaya dari penggunaan bahan kimia tersebut. 

Untuk mengetahui sifat fisik Boraks, ciri-ciri makanan yang mengandung Boraks dan bahaya Boraks bagi kesehatan, yuk simak video berikut.

https://youtu.be/PwfgYAQ9pmk




Terima kasih, semoga bermanfaat...



Sumber: Buku Bahan Toksik dalam Makanan

Minggu, 02 Agustus 2020

FAKTA TENTANG FORMALIN

Formalin adalah senyawa kimia jenis bahan tambahan yang terlarang digunakan untuk makanan, namun kenyataannya formalin masih banyak ditemukan dalam berbagai produk makanan.

Untuk mengetahui lebih jelas tentang formalin, alasan pedagang makanan mrnggunakan formalin, ciri-ciri makanan mengandung formalin dan apa saja dampaknya terhadap kesehatan, dapat disimak pada link youtube berikut. 

https://youtu.be/2Va88AdCSCo




Terimakasih.. Semoga bermanfaat

Senin, 13 Juli 2020

Redesain Your Dream

"Masa depan hanyalah milik orang-orang yang percaya akan keindahan mimpi-mimpi mereka". 
- Eleanor Roosevelt-

Beberapa waktu yang lalu dalam acara Oprah Winfrey, dihadirkan salah seorang remaja yang bagi saya perjalanan hidupnya sangat inspiratif. Remaja itu bernama Charmaine Claire Relucio Pempengco. Ia lebih dikenal sebagai Charice.

Charice lahir di Cabuyao, Laguna, Filipina. Pada usia 3 tahun, ibunya berpisah dengan ayahnya karena kekerasan dalam rumah tangga. Ayah Charice sangat temperamental dan kerap menyiksa sang ibu. Hingga suatu hari Charice yang kala itu masih berusia 3 tahun harus menyaksikan ibunya ditodong pisau oleh sang Ayah. Waktu itu Charice tidak bisa melakukan apa-apa karena masih kecil, dan hanya bisa menangis. Sejak saat itu ia dibesarkan sendiri oleh ibunya. Ibunya harus bekerja selama 16 jam per hari sebagai buruh pabrik untuk dapat menghidupi Charice dan adiknya. 

Dengan segala keterbatasannya di masa kecil, Cjarice tidak lantas putus asa. Ia justru memiliki impian yang tinggi di masa depannya. Ia ingin menjadi penyanyi besar kelak. 

Untuk mengejar cita-citanya, Charice terus melatih vocalnya setiap hari. Meskipun ia tidak dapat membaca not balok, secara outodidak ka terus belajar bernyanyi serta mengikuti perlombaan demi perlombaan. Bahkan saat umurnya masih 7 tahun, ia sudah mulai ikut kontes menyanyi amatir. Kompetisi demi kompetisi ia ikuti. Mulai dari pertunjukkan di Provinsi Laguna, tempat tinggalnya, sampai ke beberapa kompetisi menyanyi di stasiun televisi pun ia ikuti. Saat itu tujuannya sangat sederhana. Ia hanya ingin membantu keuangan keluarganya, meski sering kalah hanya karena dibilang tidak cantik.

Ketika dalam kompetisi amatir ia dinyatakan sebagai pemenang, biasanya ia memperoleh hadiah 5 atau 10 dolar. Jumlah yang kecil memang, tetapi baginya itu merupakan suatu anugerah yang sangat disyukuri oleh Charice dan ibunya pada saat itu. Dengan hadiah iu berarti mereka dapat menikmati pizza yang selama ini sangat sulit mereka nikmati. 

Jalan perjuangan Charice memang panjang. Hingga suatu ketika, perjuangan itu akhirnya membawa Charice ke titik terang. Pada tahun 2007 keajaiban datang. Seorang pria yang menggunakan nama samaran False Voice mengunggah video penampilan Charice dalam sebuah kompetisi. Tanpa diduga, video itu menjadi pembicaraan di internet. Hingga akhirnya Charice diundang oleh acara Talent Show di Korsel, acara Talk Show Ellen DeGenere, hingga acara Oprah Winfrey.

Lewat Winfrey, Charice akhirnya bisa berkenalan dengam David Foster yang akhirnya mengajak Charice tampil di konsernya di Mandalay Bay, Las Vegas.



Di usianya yang masih sangat belia, keberhasilan Charice saat ini, tidak lain berkat sebuah cita-cita besar dari seorang Charice kecil. Charice membuktikan bahwa dengan impian, semua manusia dapat meraih kesuksesannya meski awalnya ia hidup dengan kondisi penuh keterbatasan. Charice, dengan kesederhanaannya dan kecintaannya kepada sang bunda, telah berhasil membuktikan bahwa dirinya memang layak umtuk mendapatkan semua itu. 

Impian dan cita-cita adalah sebuah jalan mutlak yang harus ada dalam diri calon manusia besar. Impian adalah pemandu utama jalan hidup yang akan mengarahkan perjalanan hidup supaya tidak membelok pada alur yang salah. Akan ada jurang perbedaan yang cukup lebar pada diri orang yang bermimpi dengan yang tidak. Sang pemimpi selalu melakoni hidup dalam koridor dan aljr yang terarah. Mereka menciptakan mimpi agar hidul mereka memiliki tujuan yang jelas. Dan yang membahagiakan adalah fakta sejarah yang membuktikan bahwa tidak ada 'orang besar' tanpa melalui 'orang kecil'. Orang besara adalah orang kecil yang memiliki impian menjadi orang besar, bekerja keras menggapai apa yang diimpikan, serta pantang menyerah ketika batu-batu terjal hadir ditengah perjalanannya.

Sumber. Ahmad Rifa'i Rif'an. 2011. Man Shabara Zhafira. Penerbit Elexmedia Komputindo