Minggu, 16 Februari 2025

 Ilmu dan Prestasi adalah Amal Ibadah


    Ilmu dan prestasi adalah amal ibadah, jika tidak diusahakan dengan serius tidak akan dapat diraih. Ilmu tidak dapat diraih dengan tiduran dan malas-malasan. Prestasi dan kesuksesan tidak akan dapat diraih kecuali dengan pengorbanan penuh pikiran, tenaga dan perasaan. Tidak ada dalam catatan sejarah ada orang sukses hanya dengan melamun, tidur dan banyak angan-angan. Tidak ada seorang juara dibidang apapun kecuali ia pasti seorang pejuang yang ulung. Kalau ingin mendapatkan ilmu yang cukup, berprestasi dan hidup sukses, maka kita harus bangkit, bersemangat, memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan gigih berjuang. Itulah jalan orang-orang sukses. #ntms



Selasa, 17 Oktober 2023

 Hubungan Aktivitas Air dengan Laju Reaksi Browning Non Enzimatis


Reaksi kecokelatan non enzimatis atau disebut reaksi Maillard dapat terjadi bila dalam pangan terdapat komponen gula pereduksi dan gugus amin (misal dari asam amino atau protein). Reaksi ini bertanggung jawab terhadap peningkatan intensitas warna coklat produk pangan selama pengolahan dan penyimpanan, pembentukan flavor (rasa) serta penurunan nilai gizi protein. Pada awal reaksi, gula pereduksi dan gugus amina akan bereaksi membentuk N-Substituted Glycosylamine (Basa schiff) dan membebaskan molekul air. Pada aw yang rendah (< 0,2), reaksi Maillard berlangsung lambat karena mobilitas reaktan terhambat. Dengan meningkatnya kadar air dan aw , reaksi Maillard berangsur meningkat karena mobilitas reaktan lebih mudah terjadi. Reaksi Maillard terjadi umumnya mencapai maksimum pada aw sekitar 0,7 (Gambar 2.22) yaitu pada aw produk pangan semi basah (intermediate moisture food). Hal ini menjelaskan mengapa produk pangan semi basah (misalnya dodol) mudah mengalami pembentukan warna coklat. Pada aw yang lebih tinggi, reaksi Maillard cenderung melambat yang disebabkan oleh pengenceran reaktan. Di samping itu, berdasarkan prinsip kesetimbangan kimia, peningkatan jumlah air akan menyebabkan reaksi bergeser ke arah sebelah kiri atau menekan pembentukan N-Subtituted Glycosylamine.



 

Sumber: Feri Kusnandar. Kimia Pangan (Komponen Makro). Penerbit Dian Rakyat



Senin, 16 Oktober 2023

 Hubungan Aktivitas Air dengan Laju Reaksi Oksidasi Lemak


Oksidasi lemak adalah salah satu reaksi kimia yang dapat menurunkan mutu pangan. Reaksi oksidasi lemak ini dapat terjadi pada kondisi aw yang rendah dan tinggi dengan mekanisme reaksi yang berbeda. Pada kondisi aw yang rendah (aw < 0,2), oksidasi lemak terjadi karena pembentukan radikal bebas yang dapat memicu reaksi autooksidasi yang tidak memerlukan keberadaan air. Dengan meningkatnya aw hingga 0,4 maka jumlah air akan meningkat. Hal ini mengakibatkan pembentukan radikal bebas dihambat oleh keberadaan air karena air yang akan menghilangkan oksigen dari pangan. Pada aw > 0,4, reaksi oksdasi kembali meningkat. Hal ini karena hidrasi air membuka sisi-sisi reaktif makromolekul sehingga memungkinkan terjadinya reaksi oksidasi.




Sumber: Feri Kusnandar, Kimia Pangan (Komponen makro). Penerbit Dian Rakyat.


Sabtu, 06 Agustus 2022

 Empati dan Soft skills: Kunci sukses bekerja tim


Dalam bekerja, tidak bisa dipungkiri agar pekerjaan bisa cepat selesai dengan hasil maksimal maka kita dituntut untuk bekerja dalam bentuk tim. Nah, postingan dari Pak Sunu Wibirama (Dosen UGM Fakultas Teknik) dalam akun sosial media nya tentang kunci sukses bekerja tim dapat menjadi referensi tambahan bagi kita. Adapun kunci sukses tersebut diantaranya:

 

1. Komunikasi: belajar untuk tidak sering menginterupsi orang lain saat mereka bicara, bicara dengan nada yang positif, memperhatikan orang lain dengan gesture.

2. Persuasi: mampu melihat apa hal-hal penting yang menjadi "concern" orang lain, membangun cerita yang menghubungkan topik kita dengan apa yang orang lain butuhkan/ anggap penting, komunikasikan cerita tersebut dengan penghayatan yang baik - bagus kalau kita menceritakan pengalaman pribadi yang beririsan dengan apa yang menjadi concern orang lain. Disinilah perlunya seorang akademisi menambah wawasan dan memperluas pergaulan. Semakin sering bertemu dengan berbagai lapisan dan tipe profesi lan. ia akan semakin peka dengan bagaimana cara berpikir lawan bicara. Bagi seorang profesional atau pengusaha "kepandaian bergaul" itu skill utama yang wajib dimiliki.

3. Negosiasi: dengarkan apa yang disampaikan orang lain, pahami apa kebutuhan lawan bicara, tahu nilai/value dari apa/skill yang kita miliki, tawarkan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Nah, untuk tahu nilai/value, kita perlu melihat bagaimana skill yang kita miliki "dihargai" di pasar. Memilih "ceruk pasar" yang tepat akan berdampak pada "pricing" yang bisa ditawarkan. Memilih ceruk yang salah akan menurunkan persepsi nilai/ value perception pada skill atau produk yang kita miliki.

4. Membangun relasi yang natural: membantu orang lain dengan tulus, cari common interest - ketertarikan yang serupa pada kegiatan atau sesuatu antara orang lain dan kita sendiri, selalu memberi nilai tambah (memberi manfaat) sebelum meminta bantuan orang lain.

5. Empati: memahami kebutuhan orang lain dan melihat sudut pandang lawan bicara, memperhatikan perasaan lawan bicara, bersedia memberi waktu dan perhatian kepada lawan bicara. 

6. Perilaku positif: tidak membicarakan keburukan orang lain, mengkritik secara proporsional dan menyampaikan hal-hal positif tentang orang lain.

7.  Kerja tim: hindari overclaim pada pekerjaan yang tidak kita lakukan sendirian (ini akan membuat rekan kerja atau bawahan merasa dihargai dan mencegah terjadinya ketidaksukaan rekan kerja atau bawahan kepada kita). merayakan dan mengapresiasi keberhasilan kerja tim,baik secara privat maupun didepan rekan kerja lainnya. Apresiasi verbal ini penting untuk menaikan moral tim setelah mereka melakukan kerja-kerja yang barangkali tidak selalu sepadan dengan apresiasi secara finansial. 

8. Resolusi konflik: menghindari berargumen atau menuduh orang lain, fokus pada solusi, minta maaf pada orang lain saat kita menyadari kesalahan kita.

9. Kecerdasan emosional: tidak bertindak impulsif (bertindak tanpa berpikir panjang apa akibat dari tindakan itu), melakukan refleksi saat kita merasakan bad mood, memahami perasaan kita itu dan selalu mengkalkulasi konsekuensi dari tindakan kita.

10. Manajemen waktu: belajar memilih prioritas, belajar membagi dan mendelegasikan tugas (menghindari micro-manage untuk tugas yang prioritasnya lebih rendah), belajar untuk menolak (mengatakan tidak).

11. Etika kerja: belajar bertanggung jawab terhadap amanah atau tugas yang kita kerjakan, selalu memenuhi komitmen dan tepat waktu, tidak menimpakan kesalahan kita terhadap orang lain. 


Demikian beberapa kunci yang harus diperhatikan dalam bekerja tim, mari introspeksi diri dan semangat berlatih. Terima kasih, semoga bermanfaat.. 😇😇😇

Kamis, 24 Juni 2021

Kiat menjadi Anak Muda yang Penuh Prestasi

 Ahmad Rifai Rif'an dalam buku nya (The Perfect Muslimah) menuliskan beberapa kiat untuk menjadi anak muda yang penuh prestasi. Apa saja kiat-kiatnya, mari kita simak bersama penjelasan berikut.

1. Keberanian untuk mencoba hal yang hebat dan baru

Banyak kita jumpai anak muda belum melakukan apa-apa namun sudah minder duluan. Saat ada peluang dan momentum untuk berbuat sesuatu yang hebat, saat ada momentum untuk berprestasi, saat ada peluang untuk tampil, mereka malah rame-rame angkat tangan, nyerah sebelum bertanding. Mereka tak punya kepercayaan diri yang baik. Belum apa-apa sudah takut duluan. Padahal nyoba aja belum, sudah bilang gak bisa. 

Anak-anak muda yang masa mudanya dipenuhi oleh prestasi adalah mereka yang selalu punya ketertarikan untuk mencoba peluang hebat yang hadir di depannya. Ia selalu memanfaatkan peluang sekecil apapun untuk melejitkan prestasinya. Ada lomba ini, dia ikut. ada peluang tampil, ia ambil. Ada kesempatan belejar hal baru, ia semangat menyambutkan. 

Nah, kalau sudah ada keberanian untuk selalu mencoba hal-hal baru yang kita temui, biasanya akan muncul dan hadir memontum yang akan melejitkan prestasinya.




2. Jangan gengsi ngerjain hal yang baik

Aneh memang, berprestasi kok gengsi? Ada cukup banyak anak muda yang gengsinya justru hadir pada hal-hal yang tak tepat. Ada seorang mahasiswa yang disela-sela kuliahnya ia sambi jualan kopi keliling kampus. Lihat ada mahasiswa kayak gini bagaimana respon teman-temannya? Kebanyakan mereka merasa kasihan. Kebanyakan mahasiswa lain justru gengsi ngerjain hal kayak gini. Padahal mahasiswa penjual kopi ini justru yang keren. Ia mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Sambil kuliah ia belajar bisnis, belajar percaya diri, belajar ngilangin rasa malu yang gak beralasan, belajar kerja keras, belajar midup mandiri. Hebatnya, penjual kopi ini benar-benar mampu membagi waktunya dengan hebat. Usahanya jalan, kuliahnya juga jalan. Dapat uang tambahan, nilai kuliahnya pun cukup membanggakan.


3. Targetkan mimpi yang muluk

Tentang impian miluk ini saya berulang kali berpesan, jangan mau menjadi anak muda yang biasa-biasa saja. Jangan mau jadi anak muda rata-rata. Yang prestasinya rata-rata, nilainya rata-rata, kontribusinya rata-rata, ilmunya rata-rata, di organisasi perannya rata-rata, penampilannya rata-rata, kreativitasnya rata-rata. Intinya, jadi orang rata-rata itu gak enak. Beneran. Jarang dikenal. Jarang diperhatikan. Jarang membanggakan. Gak bisa jadi inspirasi. Susah diteladani.

Jadilah orang yang berbeda. Kalau gak bisa jadi ornag yang lebih hebat, jadilah yang unik, yang berbeda, dengan keunikannya yang cerdas. Bukan tampil beda dengan tampilan fisik yang serba heboh dan tak menunjukkan kehebatan karakter. Tampilkan keunikan yang patut untuk diapresiasi.


4. Miliki keingintahuan yang tinggi pada hal yang mendekatkan pada impian kita.

Ingin jadi insinyur hebat, jangan merasa cukup dengan materi kuliah di kelas. Tapi temukan hal yang lebih di Lapanagn. Pelajari buku yang melebihi apa yang diajarkan. Mau jadi apapun, miliki keingintahuan yang lebih. Karena dengan itu kita bisa menikmati proses pembelajaran dengan baik.


5. Cerdaslah dalam bergaul

Prinsipnya, bertemanlah dengan siapapun, tetapi pilih-pilihlah terhadap teman pergaulan. Intensnya pertemuan dan komunikasi bisa sangat mempengaruhi karakter dan aktivitas kita. Berkawanlah dengan orang-orang hebat yang sangat cerdas mengatur waktunya, yang menjadi penyemangat kita untuk terus berprestasi, yang selalu menjadi penasihat kala kita salah, yang menjadi pendamping saat masalah menimpa, yang jadi guru sekaligus kawan belajar yang baik. 

Rabu, 05 Agustus 2020

FAKTA TENTANG BORAKS

Boraks merupakan jenis bahan tambahan yang dilarang penggunaannya untuk makanan. Namun, para pedagang masih menggunakan boraks sebagai pengawet dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan yang besar tanpa memperhatikan bahaya dari penggunaan bahan kimia tersebut. 

Untuk mengetahui sifat fisik Boraks, ciri-ciri makanan yang mengandung Boraks dan bahaya Boraks bagi kesehatan, yuk simak video berikut.

https://youtu.be/PwfgYAQ9pmk




Terima kasih, semoga bermanfaat...



Sumber: Buku Bahan Toksik dalam Makanan

Minggu, 02 Agustus 2020

FAKTA TENTANG FORMALIN

Formalin adalah senyawa kimia jenis bahan tambahan yang terlarang digunakan untuk makanan, namun kenyataannya formalin masih banyak ditemukan dalam berbagai produk makanan.

Untuk mengetahui lebih jelas tentang formalin, alasan pedagang makanan mrnggunakan formalin, ciri-ciri makanan mengandung formalin dan apa saja dampaknya terhadap kesehatan, dapat disimak pada link youtube berikut. 

https://youtu.be/2Va88AdCSCo




Terimakasih.. Semoga bermanfaat

Senin, 13 Juli 2020

Redesain Your Dream

"Masa depan hanyalah milik orang-orang yang percaya akan keindahan mimpi-mimpi mereka". 
- Eleanor Roosevelt-

Beberapa waktu yang lalu dalam acara Oprah Winfrey, dihadirkan salah seorang remaja yang bagi saya perjalanan hidupnya sangat inspiratif. Remaja itu bernama Charmaine Claire Relucio Pempengco. Ia lebih dikenal sebagai Charice.

Charice lahir di Cabuyao, Laguna, Filipina. Pada usia 3 tahun, ibunya berpisah dengan ayahnya karena kekerasan dalam rumah tangga. Ayah Charice sangat temperamental dan kerap menyiksa sang ibu. Hingga suatu hari Charice yang kala itu masih berusia 3 tahun harus menyaksikan ibunya ditodong pisau oleh sang Ayah. Waktu itu Charice tidak bisa melakukan apa-apa karena masih kecil, dan hanya bisa menangis. Sejak saat itu ia dibesarkan sendiri oleh ibunya. Ibunya harus bekerja selama 16 jam per hari sebagai buruh pabrik untuk dapat menghidupi Charice dan adiknya. 

Dengan segala keterbatasannya di masa kecil, Cjarice tidak lantas putus asa. Ia justru memiliki impian yang tinggi di masa depannya. Ia ingin menjadi penyanyi besar kelak. 

Untuk mengejar cita-citanya, Charice terus melatih vocalnya setiap hari. Meskipun ia tidak dapat membaca not balok, secara outodidak ka terus belajar bernyanyi serta mengikuti perlombaan demi perlombaan. Bahkan saat umurnya masih 7 tahun, ia sudah mulai ikut kontes menyanyi amatir. Kompetisi demi kompetisi ia ikuti. Mulai dari pertunjukkan di Provinsi Laguna, tempat tinggalnya, sampai ke beberapa kompetisi menyanyi di stasiun televisi pun ia ikuti. Saat itu tujuannya sangat sederhana. Ia hanya ingin membantu keuangan keluarganya, meski sering kalah hanya karena dibilang tidak cantik.

Ketika dalam kompetisi amatir ia dinyatakan sebagai pemenang, biasanya ia memperoleh hadiah 5 atau 10 dolar. Jumlah yang kecil memang, tetapi baginya itu merupakan suatu anugerah yang sangat disyukuri oleh Charice dan ibunya pada saat itu. Dengan hadiah iu berarti mereka dapat menikmati pizza yang selama ini sangat sulit mereka nikmati. 

Jalan perjuangan Charice memang panjang. Hingga suatu ketika, perjuangan itu akhirnya membawa Charice ke titik terang. Pada tahun 2007 keajaiban datang. Seorang pria yang menggunakan nama samaran False Voice mengunggah video penampilan Charice dalam sebuah kompetisi. Tanpa diduga, video itu menjadi pembicaraan di internet. Hingga akhirnya Charice diundang oleh acara Talent Show di Korsel, acara Talk Show Ellen DeGenere, hingga acara Oprah Winfrey.

Lewat Winfrey, Charice akhirnya bisa berkenalan dengam David Foster yang akhirnya mengajak Charice tampil di konsernya di Mandalay Bay, Las Vegas.



Di usianya yang masih sangat belia, keberhasilan Charice saat ini, tidak lain berkat sebuah cita-cita besar dari seorang Charice kecil. Charice membuktikan bahwa dengan impian, semua manusia dapat meraih kesuksesannya meski awalnya ia hidup dengan kondisi penuh keterbatasan. Charice, dengan kesederhanaannya dan kecintaannya kepada sang bunda, telah berhasil membuktikan bahwa dirinya memang layak umtuk mendapatkan semua itu. 

Impian dan cita-cita adalah sebuah jalan mutlak yang harus ada dalam diri calon manusia besar. Impian adalah pemandu utama jalan hidup yang akan mengarahkan perjalanan hidup supaya tidak membelok pada alur yang salah. Akan ada jurang perbedaan yang cukup lebar pada diri orang yang bermimpi dengan yang tidak. Sang pemimpi selalu melakoni hidup dalam koridor dan aljr yang terarah. Mereka menciptakan mimpi agar hidul mereka memiliki tujuan yang jelas. Dan yang membahagiakan adalah fakta sejarah yang membuktikan bahwa tidak ada 'orang besar' tanpa melalui 'orang kecil'. Orang besara adalah orang kecil yang memiliki impian menjadi orang besar, bekerja keras menggapai apa yang diimpikan, serta pantang menyerah ketika batu-batu terjal hadir ditengah perjalanannya.

Sumber. Ahmad Rifa'i Rif'an. 2011. Man Shabara Zhafira. Penerbit Elexmedia Komputindo

Minggu, 05 April 2020

Natrium Hipoklorit (Sodium Hypochloride)

Natrium Hipoklorit (Sodium Hypochloride) merupakan senyawa kimia dengan rumus molekul NaOCl atau NaClO, berbentuk cair, berwarna hijau muda dengan titik didih 102 0C. Pada temperatur 20 0C, senyawa ini memiliki pH 12 - 13, larut dalam air, dan memiliki densitas 1,22 - 1,35 g/cm3.

Senyawa ini dimanfaatkan sebagai zat aktif dalam salah satu produk pemutih pakaian (Bayclin) yang saat ini sedang banyak dicari oleh masyarakat untuk pembuatan disinfektan ditengah mewabahnya virus Covid-19 di Indonesia. Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat dalam membuat disinfektan dari produk pemutih yang mengandung senyawa ini yaitu bahwa natrium Hipoklirit bersifat korosif yang artinya jika terkena zat ini dapat merusak jaringan kulit maupun permukaan benda. Sehingga  dalam pembuatan disinfektan perlu dilakukan pengenceran terlebih dahulu. Sebagai informasi, kadar NaOCl dalam Bayclin sebesar 5,25% sedangkan menurut WHO pembuatan disinfektan berbahan aktif senyawa natrium hipoklorit memiliki kadar 0,5%.





Proses pengenceran dapat dilakukan dengan cara menghitung terlebih dahulu berapa volume cairan Bayclin yang akan diambil untuk membuat larutan disinfektan 1 L dengan kadar NaOCl 0,5%.

Rumus Pengenceran larutan:  M1V1 = M2V2, dimana, M1 = konsentrasi molar NaOCl dalam larutan sebelum diencerkan, V1 = volume larutan yang akan diambil, M2 = konsentrasi molar NaOCl dalam disinfektan, dan V2 = volume disinfektan yang dibuat.

sehingga volume cairan Bayclin yang akan diambil untuk membuat larutan disinfektan 1 L dengan kadar NaOCl 0,5% adalah 

Penyelesain:
5,25% NaOCl dalam Bayclin ≈ 0,705 M (Mr. NaOCl = 74,5)
0,5% NaOCl dalam disinfektan ≈ 0,067 M

M1V1 = M2V2
0,705 M x V1 = 0,067 M x 1000 mL
              V1 =  95,04 mL


Sumber: 
WHO. 2020. Water, Sanitation, Hygiene, and Waste Management for The Covid-19 Virus. https://apps.who.int/iris/rest/bitstreams/1271257/retrieve
Material Safety Data Sheet (MSDS) Sodium Hypochlorite.



Sabtu, 04 April 2020

Galat dalam Analisis Kimia Kuantitatif

Problem 2.1
Seorang mahasiswa menentukan kadar kalsum dalam daun kelor menggunakan metode gravimetri. Kadar kalsium yang dihasilkan adalah 3,2% (b/b). Kadar kalsium yang diperoleh menunjukkan adanya perbedaan yang cukup besar dibandingkan pengukuran yang dilakukan oleh laboran dengan sample dan metode yang sama. Hasil pengukuran laboran menunjukkan kadar kalsium sebesar 7,8%. Mengapa hal ini terjadi? 

Dalam setiap hasil pengukuran dapat saja terjadi galat (error, kesalahan, atau sesatan). Galat dalam analisis kimia kuantitatif dikelompokkan menjadi dua yaitu: galat pasti dan galat tidak pasti. Galat pasti (determinate error) atau galat sistematis (systematic error) adalah kesalahan yang dapat diprediksi oleh orang yang benar-benar memahami berbagai aspek pengukuran. Jenis galat pasti antara lain: galat metode analisis, galat operasional dan galat instrumental.

a. Galat Metode Analisis
Galat metode merupakan hal yang paling sering terjadi dalam analisis kimia. Galat tersebut umumnya disebabkan oleh keberadaan zat/ matriks lain  yang mempengaruhi hasil pengukuran analit. Keberadaan zat tersebut dapat memperbesar ataupun memperkecil hasil pengukuran analit. Misalnya pada penentuan aluminium (Al) secara gravimetri menggunakan pengendap amonia. Jika di dalam sampel terdapat juga ion besi (Fe), maka ion besi akan ikut mengendap, sehingga hasil pengukuran menjadi lebih besar. Sebaliknya pada saat penentuan ion klorida menggunakan metode Volhard. Jika di dalam sampel terdapat ion Fe3+, maka titik akhir terdeteksi lebih awal. Hal ini menyebabkan hasil pengukuran menjadi lebih rendah. Akibat kesalahan metode lainnya adalah endapan yang terjadi belum sempurnadan tidak sesuai dengan yang diinginkan.

b. Galat Operasional
Galat operasional biasanya terjadi karena terbatasnya kemampuan seorang analis dalam melakukan analisis kimia. Misalnya mengambil sejumlah volume tertentu larutan sampel yang akan dianalisis dengan menggunakan pipet ukur, membiarkan masih ada gelembung udara yang ada dalam buret, meniup cairan yang terdapat pada ujung pipa ukur, menimbang zat higroskopis pada cawan dengan menggunakan timbangan teknis atau salah dalam mengoperasikan instrumen. Untuk meminimalkan kesalahan dalam pengukuran dengan menggunakan instrukmen dapat meminta bantuan dari operator.

c. Galat Instrumen
Galat instrumen terjadi karena ketidakmampuan instrumen (alat ukur) untuk beroperasi sesuai dengan standar yang diperlukan. Misalnya dalam penggunaan timbangan analitis yang belum dikalibrasi. Oleh karena itu, setiap instrumen harus dilakukan kalibrasi dan optimasi sebelum digunakan.

Jenis galat yang kedua adalah galat tidak pasti (indeterminate error). Galat tidak pasti atau galat acak (random error) adalah kesalahan pengukuran yang penyebabnya tidak di ketahui dengan pasti. Galat tidak pasti terjadi dan tidak dapat dihindari. Contoh: ketidaktelitian dalam pembacaan buret, kurang cermat dalam penentuan titik akhir, kurang cerman dalam penimbangan atau pencampuran zat-zat kimia, perubahan kondisi lingkungan kerja dll. 

Sumber: Dr. Indarini. 2014. Kimia Analitik Dasar. Penerbit Alfabeta. Bandung

Rabu, 30 Oktober 2019

Logam Berat Pada Bahan Makanan

Bahan makanan mengandung logam berat sebagai akibat dari pencemaran secara langsung atau tidak langsung. Penggunaan pestisida secara berlebihan merupakan contoh pencemaran logam berat secara langsung pada makanan. Jika tanaman ditanam pada tanah yang mengandung logam berat, atau dialiri air yang tercemar logam berat, maka keberadaaan logam berat didalam tanaman terjadi secara tidak langsung. 

Penggunaan pestisida dan pupuk secara berlebijan dapat menyebabkan terjadinya pencemaran logam berat Cu pada makanan. Logam berat lain yang sering terakumulasi pada tanaman adalah Pb. Cd, Cu, dan Zn. 

Beras yang ditanam di sawah dengan irigasi air limbah penambangan emas tradisional disekitas Pongkir Kabupaten Bogor mengandung Hg dalam jumlah 0,25 - 0,45 ppm. Dilaporkan pula bahwa makanan kaleng mengandung Pb dalam jumlah 50-100 mikrogram/kg, jeroan (hati dan ginjal) mengandung Pb sekitar 170 mikrogram/kg, serta kerang-kerangan dan udang-udangan sekitar 250 mikrogram/kg.

Sayuran yang ditanam dipinggir atau dekat dengan jalan raya dan rentan polusi udara mengandung logam berat dalam jumlah tinggi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan Pb dalam sayuran tersebut cukup tinggi, yaitu sekitar 28,78 ppm. Nilai ini berada jauh diatas ambang batas aman yang diizinkan Depkes RI Tahun 1989, yaitu 2 ppm.

Penelitian lain yang dilakukan Ayu (2002) memperlihatkan bahwa kangkung dan bayam yang dijual dipasar-pasar wilayah Bogor mengandung Pb antara < 0,01 - 3,12 ppm pada kangkung dan < 0,01 - 3,38 ppm pada Bayam. Dinyatakan bahwa jalur distribusi dan cara pengangkutan sangat berpengaruh terhadap bertambahnya kadar Pb karena adanya tambahan cemaran Pb dari emisi gas buangan kendaraan bermotor selama proses distribusi.

Sayuran air termasuk pada tanaman yang mudah tumbuh pada lingkungan tercemar. Akibatnya, apabila terjadi pencemaran logam berat pada lingkungan, maka logam berat tersebut akan diserap melalui akar dan stomata daun dan selanjutnya terserap ke dalam jaringan tanaman. Jika tanaman tersebut dimakan oleh makhluk hidup lain, termasuk manusia, maka terjadilah proses penumpukan atau biomagnifikasi melalui siklus rantai makanan. Logam berat yang terakumulasi di dalam jaringan tubuh akan menimbulkan keracunan bagi hewan atau manusia jika telah melewati ambang batas toleransi.

Bangun (2005) telah meneliti kandungan Pb dan Cd pada tubuh ikan sokang yang diperoleh dari Perairan Ancol, Teluk Jakarta. Hasil penelitiannya menemukan kadar Pb dalam daging ikan sokang adalah sekita 3,2144 - 5,1653 ppm dan kadar Cd antara 0,0023 - 0,2368 ppm. Dari data ini dapat dilihat bahwa kadar Pb yang ada dalam daging ikan sokang telah melampaui batas maksimum cemaran logam berat dalam makanan menurut Badan POM, sehingga ikan tersebut sudah tidak aman untuk dikonsumsi. Jika dikonsumsi dalam tubuh manusia dapat mempengaruhi dan mengganggu kesehatan manusia, bahkan menyebabkan kematian.




Adanya logam berat dalam tubuh ikan terjadi karena proses difusi melalui permukaan kulit, masuk melalui insang, dan melalui rantai makanan. Jumlah atau akumulasi logam berat dalam jaringan juga sangat dipengaruhi oleh jenis logam dan spesies. Logam berat yang teradsorpsi langsung melalui air akan terakumulasi dan menyebabkan ikan serta organisme air lainnya akan tercemar logam berat.

Sumber: Alsuhendra dan Ridawati. 2013. Bahan Toksik dalam Makanan. Penerbit Rosdakarya. Bandung   

Sabtu, 26 Oktober 2019

Apa MSDS (Material Safety Data Sheet) itu? dan Informasi Apa Saja Yang Ada di Dalamnya? (Bagian 2)




Bagian 9 (Section 9)
Bagian 9 berisikan informasi mengenai sifa-sifat fisik dan kimia dari bahan kimia. Sifat-sifat ini meliputi wujud bahan dalam temperatur kamar, penampakan fisik, bau, pH, tekanan uap pada temperatur kamar, kekentalan, titik leleh, suhu dekomposisi, kelarutan, massa molekul relatif, dan rumus molekul.

Bagian 10 (Section 10)
Bagian 10 berisikan informasi mengenai stabilitas dan reaktivitas bahan kimia. Kondisi-kondisi agar bahan stabil, dan kondisi-kondisi yang harus dihindari, serta bahan-bahan lain yang tidak boleh bercampur dengannya.

Bagian 11 (Section 11)
Bagian 11 berisikan informasi mengenai toksikologi. Informasi mengenai apakah bahan kimia ini bersifat karsinogen (memicu pertumbuhan sel-sel kanker), epidemi, mutagenik, dan lain-lain.

Bagian 12 (Section 12)
Bagian 12 berisikan informasi mengenai efek bahan kimia terhadap lingkungan. Informasi meliputi toksisitas terhadap lingkungan, daya penguapan, pencucian, dan degradasi oleh makhluk hidup yang lain.

Bagian 13 (Section 13)
Bagian 13 berisikan informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pembuangan. Pada umumnya informasi yang diberikan tidak cukup rinci.

Bagian 14 (Section 14)
Bagian 14 berisikan informasi mengenai transpor informasi, yaitu nomor pengiriman, klasifikasi bahaya, klasifikasi tata cara pengepakan, dan lain-lain.

Bagian 15 (Section 15)
Bagian 15 berisikan informasi mengenai regulasi. Berisikan juga kode bahaya yang mengindikasikan, bahaya prinsip berkaitan dengan bahan kimia, dan penyebab bahaya ketika bekerja dengan bahan tersebut.

Bagian 16 (Section 16)
Bagian 16 berisikan informasi tambahan, seperti tanggal penerbitan MSDS, nomor revisi dokumen, tanggal revisi, daftar referensi, dan informasi lain yang bermanfaat.


Sumber: Khamidinal. Teknik Laboratorium Kimia. Pustaka Pelajar. Yogyakarta

Jumat, 25 Oktober 2019

Agent Pengkhelat/ Chelating agent

Agen pengkhelat adalah senyawa kimia yang strukturnya memungkinkan pemasangan dua atau lebih atom donor (atau situs) ke ion logam yang sama secara bersamaan dan menghasilkan satu atau lebih cincin. Moleku-molekul ini juga disebut chelates atau kelompok chelating, dan pembentukan cincin disebut chelation. Kompleks logam ini memiliki kemampuan untuk menyelesaikan ke dalam bentuk aktif optik (R dan L).

Proses chelation tergantung pada sifat-sifat logam dan agen chelating, seperti diameter ion, ukuran cincin dan deformabilitas, serta kekerasan atau kelunakan donor elektron dan akseptor (Flora et al, 2015).

Sebagian besar logam yang ditemui umumnya bereaksi dengan ligan O-, S-, dan N karena mereka mengandung pasangan elektron mandiri. Mekanisme sederhana proses khelasi oleh chelating agent dapat diamati pada Gambar 1 berikut:




                                Gambar 1. Mekanisme pembentukan kompoleks khelat oleh chelating agent

Stabilitas kompleks logam berbeda dengan pola pembentukan kompleks dan perbedaan stabilitas menjadi lebih relevan dalam larutan yang semakin encer dalam sistem biologis seperti serum atau jaringan. Toksokinetik dan toxicodinamik dari logam dan agen chelating merupakan bagian integral dari terapi khelasi yang efektif disamping kriteria berikut yang juga harus dipenuhi:
1. Afinitas tinggi untuk logam beracun
2. Afinitas rendah untuk logam penting
3. Toksisitas minimal
4. Kelarutan lemak
5. Daya serap yang baik dari saluran pencernaan.

Apa MSDS (Material Safety Data Sheet) Itu? dan Informasi Apa Saja Yang Ada Di Dalamnya?

MSDS (Material Safety Data Sheet) merupakan lembaran yang ditujukan untuk membantu mengenali akan potensi bahaya yang mungkin timbul terhadap penggunaan bahan kimia. MSDS berisikan sifa-sifat fisik dan kimia dari bahan seperti titik leleh, titik didih, reaktifitas dan lain-lain. Disamping itu MSDS berisi juga tata cara dalam menangani jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan dalam keadaan darurat. Untuk mendapatkan gambaran umum seperti apakah bentuk dokumen MSDS itu, anda dapat mengklik link berikut yang akan menampilkan MSDS dari Hidrogen Peroksida (H2O2) sebagai contohnya. http://jmi.co.id/wp-content/uploads/2018/07/MSDS-H2O2-.pdf




Perlu diketahui lembaran MSDS terdiri dari 16 bagian (section), yaitu:
Bagian 1 (Section 1)
Bagian ini berisikan informasi mengenai nama produk, nomor katalog, nama kimia, asal pabrik, dan nomor telepon keadaan darurat yang dapat dihubungi.

Bagian 2 (Section 2)
Bagian 2 berisikan informasi mengenai nama kimia, kadar kandungan senyawa, simbol bahaya, dan golongan resiko.

Bagian 3 (Section 3)
Bagian 3 berisikan informasi mengenai penampakan secara fisik, potensi bahaya terbesar yang dapat ditimbulkan oleh bahan kimia. Organ-organ yang dapat terkena resiko dan jenis bahaya yang ditimbulkannjuga dijelaskan pada bagian ini.

Bagian 4 (Section 4)
Bagian 4 berisikan informasi mengenai tindakan pertama yang harus dilakukan apabila menjumpai keadaan bahaya seperti ini. Contoh:
Mata: jika mata terkena bahan kimia ini, maka segera periksa dan lepaskan lensa kontak, segera basuh dengan air selama paling sedikit 15 menit, air dingin dapat digunakan, segera dapatkan penanganan medis.

Bagian 5 (Section 5)
Bagian 5 berisikan informasi mengenai alat pemadam kebakaran yang sesuai dengan bahan kimia ini. Misalnya bahan kimia kering (dry chemical), karbondioksida padat, atau busa (foam).

Bagian 6 (Section 6)
Bagian 6 berisikan informasi mengenai tata cara atau prosedur yang harus diikuti untuk menghindarkan bahan kimia setelah terjadi kecelakaan, meliputi pembersihan dari tumpahan, peralatan keselamatan kerja yang harus dikenakan oleh petugas, dan lain-lain.

Bagian 7 (Section 7)
Bagian 7 berisikan informasi mengenai prosedur penyimpanan dan penanganan. Informasi ini sangat penting berkaitan dengan setiap saat petugas berinteraksi dengan bahan kimia ini. Informasi meliputi apakah bahan kimia ini mudah terbakar, resiko meledak, resiko membentuk senyawa peroksida, dan lain-lain.

Bagian 8 (Section 8)
Bagian 8 memberikan informasi megenai peraturan standar ambang batas maksimum di Lingkungan serta peralatan khusus yang digunakan oleh seseorang yang bekerja dengan bahan kimia tersebut.

Penjelasan tentang section selanjutnya akan ditulis dipostingan berikutnya ya... Terima Kasih, Barakallah fiikum 😊


Sabtu, 31 Agustus 2019

LANGKAH-LANGKAH MENGETAHUI/ MENDAPATKAN SCOPUS ID

Bismillahirahmanirrahim

Assalamu'alaikum wr. wb

Memiliki SCOPUS ID merupakan hal yang "membanggakan" bagi kalangan dosen dan/atau peneliti di Indonesia. Kenapa? karena Scopus id ini dapat menentukan rangking seorang dosen sebagai peneliti di SINTA (Science and Technology Index) Kementerian Risét, Teknologi dan Perguruan Tinggi. Selain itu, Scopus Id juga menunjukkan bahwa yang bersangkutan pernah melakukan publikasi di Jurnal terindeks Scopus. Banyak yang mengira kalau SCOPUS ID itu diperoleh dengan cara mendaftar terlebih dahulu seperti halnya membuat akun di Google Scholar. Namun ini berbeda, SCOPUS ID tidak dapat anda peroleh dengan mendaftar seperti itu, melainkan akan diberikan secara otomatis oleh Scopus jika sudah memiliki artikel baik jurnal atau hasil seminar yang sudah terindeks di Scopus.




Nah jika bapak/ibu merasa pernah menerbitkan tulisan di jurnal terindeks Scopus atau pernah memiliki artikel hasil seminar (prosiding) terindeks Scopus namun belum mengetahui Scopus Id nya, maka untuk mengetahui/ mendapatkan Scopus Id nya dapat mengikuti langkah-langkah berikut.

Langkah-langkah mengetahui/ mendapatkan Scopus Id

  • Buka laman Scopus di www.scopus.com
  • Klik author search
  • Isilah kolom nama dan afiliasi anda. Jika artikel anda adalah pemula sebaiknya kosongkan saja kolom afiliasi karena ada kemungkinannya gabung dengan author lain. Selain itu, kadang juga pengaruh nama institusi yang dibahasa inggriskan, sedangkan nama institusi yang anda ketikkan tidak dalam bahasa inggris. sehingga nama anda tidak dapat ditemukan.
  • Setelah anda klik tombol Search maka nama anda akan tampil disitu. Lalu untuk mengetahui Scopus Id, anda dapat mengarahkan pointer mouse anda ke jumlah artikel yang menunjukkan angka 1 (artinya anda sudah memiliki 1 buah artikel yang terindeks di Scopus).
  • Klik kanan angka 1 tersebut, lalu copy.
  • Setelah itu, buka MS Word atau Notepad untuk mempatekan link yang anda copy tadi.
  • Disitulah anda dapat menemukan Scopus Id anda. Scopus Id anda berupa angka-angka yang berada dibagian akhir laman tersebut (angka merah yang disorot kuning).



Selamat mencoba.. 

Minggu, 10 Februari 2019

Asap Cair Tongkol Jagung (Aplikasinya sebagai Chelating Agents Logam Pb) --- BOOK

Assalamu'alaikum wr.wb
Apa kabar teman's? 😊 Lama tak bersua.. Alhamdulillah masih diberi kesempatan berbagi via blog ini. 😁
Kali ini, saya akan membagikan informasi salah satu buku terbaru kami dengan Judul "Asap Cair Tongkol Jagung (Aplikasinya sebagai chelating agents logam Pb)". Buku ini merupakan salah satu buku yang dihasilkan dari luaran penelitian kami. Penasaran seperti apa isinya? Yuk mari disimak ringkasannya sebagai berikut, Cekidot... 
Salah satu cemaran yang berbahaya bagi kesehatan manusia adalah logam berat, diantaranya adalah timbal. Widowati dkk., (2008); Gorme dkk., (2010); Yu dkk., (2012); dan Ping dkk., (2013) menjelaskan bahwa Pencemaran logam berat pada lahan pertanian dapat mengurangi produktivitas tanaman dan keamanan pangan. 
Lahan pertanian yang tercemar oleh logam berat timbal akan menghasilkan produk tanaman pangan yang tercemar pula. Priyadi dkk., (2013) melaporkan kadar cemaran logam Pb pada kedelai adalah 0,48 ppm, sedangkan Andriyanto (2012) dalam penelitiannya melaporkan kedelai mengandung logam berat Pb sebesar 0,63 ppm. Standar Nasional Indonesia (SNI 7387, Tahun 2009) menunjukkan bahwa batas cemaran logam berat Pb pada biji kedelai maksimum 0,50 ppm. Beberapa metode untuk menurunkan kadar cemaran logam berat telah dilaporkan, salah satunya adalah metode chelasi yaitu dengan menambahkan senyawa pengkhelat untuk mengikat logam berat sehingga terbentuk senyawa kompleks antara logam berat dengan senyawa pengkhelat (Basset, 1991).

Buku ini membahas panjang lebar tentang: Biomassa jagung (jagung, jenis jagung, biomassa jagung, tongkol jagung dan komponen serat tongkol jagung); Pembuatan dan pemurnian asap cair (pirolisis, pemurnian asap cair, dan komponen kimia asap cair tongkol jagung); serta Penurunan kadar Pb pada biji kedelai (Logam berat timbal (Pb), akumulasi logam Pb pada biji kedelai, chelating agents, kompleksasi logam berat, perubahan kimia asap cair tongkol jagung setelah proses khelasi). 

Demikian dari kami, jika penasaran atau perlu dengan informasi di dalamnya, silahkan komentar dibawah. Terima Kasih..
Assalamu'alaikum wr. wb 😉



Rabu, 07 Januari 2015

Bagaimana membuat orang lain segera menyukai anda

         Dalam buku Dale Carnegie, How to Win Friends and Influence People dituliskan enam prinsip untuk membuat orang lain menyukai anda.

Prinsip 1
Jadilah sungguh-sungguh berminat terhadap orang lain.

Prinsip 2
Tersenyumlah

Prinsip 3
Ingatlah nama seseorang adalah hal paling mengesankan dan paling penting bagi orang itu dalam bahasa apapun.

Prinsip 4
Jadilah pendengar yang baik. dorong orang lain untuk berbicara tentang diri anda.

Prinsip 5
Bicarakan minat-minat orang lain.

Prinsip 6
Buat orang lain merasa penting - dan lakukan itu dengan tulus.

          Sebuah prinsip-prinsip yang terlihat sederhana dari ringkasan pengalaman hidup beliau yang mungkin juga kita semua pernah mengalami hal tersebut. Adapun pengalaman hidup beliau tersebut akan saya tuliskan pada kesempatan ini, dan semoga bisa diambil hikmah yang tersirat dari setiap untaian katanya.

          Saya sedang menunggu dalam antrean untuk mengeposkan surat tercatat di kantor pos di Thirty-third Street dan Eight Avenue, di New York. Saya memperhatikan petugasnya yang kelihatan bosan dengan pekerjaannya - menimbang amplop, menyerahkan prangko, memberi kembalian uang, memberikan tanda terima - pekerjaan rutin dari tahun ke tahun. Maka saya berkata kepada diri saya sendiri: "saya akan mencoba membuat petugas itu menyukai saya. Sudah jelas, untuk membuatnya menyukai saya, saya harus mengucapkan sesuatu yang membuatnya senang, bukan tentang diri saya melainkan tentang dirinya. Maka, saya tanyakan pada diri saya, 'hal apa yang ada dalam diri orang itu yang bisa saya kagumi secara jujur?'  Kadang-kadang menemukan hal ini adalah pertanyaan yang sulit dijawab, terutama terhadap orang asing; namun dalam pengalaman ini, kebetulan mudah. saya segera saja melihat sesuatu yang saya kagumi.
          Maka tatkala dia menimbang amplop saya, saya berkata dengan semangat: "kalau saja saya mempunyai rambut seperti anda."
          Dia memandang saya, setengah tercengang, wajahnya bersinar dnegan senyum. "Ah, sudah tidak sebagus dulu," jawabnya merendah. Saya yakinkan padanya bahwa meskipun mungkin sudah kehilangan masa paling cemerlangnya, bagaimanapun masih kelihatan mengagumkan. Dia sangat senang. Kami sebentar melanjutkan dengan perkataan yang menyenangkan, dan hal terakhir yang dia ucapkan pada saya adalah: "Banyak orang yang mengagumi rambut saya".
          Saya berani bertaruh, orang itu hari itu bersantap siang dengan perasaan seperti berjalan di udara. saya bertaruh, malam itu dia pulang dan menceritakan kepada istrinya tentang hal itu. Saya bertaruh, dia memandang ke cermin dan berkata: " Rambut saya bagus sekali".
          Saya menceritakan kisah ini didepan umum, kemudian seorang lelaki bertanya pada saya setelah itu: "Apa yang Anda ingin peroleh darinya?.
          Apa yang ingin saya peroleh darinya!!! Apa yang sedang saya usahakan untuk peroleh darinya!!!
          Kalau kita sudah menjadi begitu rendah dengan mementingkan diri sendiri sehingga kita tidak bisa memberikan sedikit kebahagian dan memberikan sedikit penghargaan jujur, tanpa berusaha mendapatkan sesuatu dari orang lain sebagai balasannya - kalau jiwa-jiwa kita ternyata tidak lebih besar daripada apel rusak yang asam, kita akan menemui kegagalan yang memeng sudah sepatutnya kita peroleh.
          Oh, ya. Saya memeng menginginkan sesuatu dari orang muda itu. saya ingin sesuatu yang sangat berharga. Dan saya memperolehnya. Saya memperoleh perasaan bahwa saya telah melakukan sesuatu untuknya tanpa dia mampu melakukan sesuatu pun untuk dikembalikan kepada saya. itu terdengar seperti perasaan yang mengalir dan bersenandung dalam memori anda, jauh setelah insiden itu berlalu.
          Ada satu hukum penting mengenai tindak-tanduk manusia. kalau kita mematuhi hukum itu, kita hampir tidak akan pernahmendapat kesulitan. sebenarnya, hukum itu, kalau dipatuhi, akan memberi kita kawan yang tak terhitung jumlahnya, dan kebahagian yang konstan. namun begitu kita melanggar hukum itu, kita akan masuk dalam kesulitan yang abadi. Hukum itu adalah Selalu buat orang lain merasa dirinya penting. John Dewey, seperti yang sudah kita ketahui, mengatakan bahwa hasrat menjadi penting merupakan desakan terdalam dari sifat dasar manusia; dan William James berkata: "Prinsip terdalam pada sifat dasar manusia adalah idaman untuk dihargai." seperti yang sudah dijelaskan, desakan ini yang telah membedakan kita dari binatang. desakan inilah yang mengambil tanggung jawab dari beradaban itu sendiri.
          Para filsuf selama ini telah berspekulasi tentang peraturan hubungan manusia selama ribuan tahun, dan dari semua spekulasi itu, ada satu ajaran yang penting. Ini bukan ajaran baru. Dia sama tuanya dengan sejarah. Zoroaster mengajarkan hal itu kepada pengikutnya di Persia, dua ribu lima ratus tahun yang lalu. Konfusius memberi ceramah tentang hal ini di Cina, dua puluh empat abad yang lalu - yang mungkin merupakan aturan penting di dunia; "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang berbuat kepadamu, berbuatlah demikian juga kepada mereka".
          Anda ingin memperoleh persetujuan dari mereka yang berhubungan dengan anda. anda menginginkan pengakuan atas nilai anda yang sesungguhnya. Anda ingin memdapatkan perasaan bahwa anda penting dalam duania Anda yang kecil. ANda tidak ingin mendengar sanjunganmurah yang tidak tulus, tetapi anda haus akan penghargaa yang tulus. Anda ingin kawan-kawan dan rekan anda menjadi, seperti yang diungkapkan Charles Schwab, "tulus dalam penerimaan dan murah hati dalam memberi penghargaan." kita semua menginginkan itu.
          Maka, marilah kita patuhi Aturan Emas di atas, dan berikan kepada orang lain apa yang kita harapkan diberikan kepada kita.
          Bagaimana? Kapan? Di mana? Jawabannya: setiap waktu, dimana saja.
          
Sumber: Carnegie Dale, 1996, Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain (How to Win Friends and Influence People), Binarupa Aksara, Jakarta Barat, Indonesia.





Jumat, 15 Agustus 2014

Berlari dan Berbagi (Kick Andy Show/15-08-2014)

Salah satu talk show yang cukup banyak diminati masyarakat (termasuk saya :D) adalah Kick Andy Show. Yeahh Kick Andy Show  minggu ini mengangkat sebuah tema yang tidak kalah menarik seperti tema-tema sebelumnya. Seperti apa ringkasan show-nya! Cekidot..


Berlari. Olahraga yang murah meriah serta mudah dilakukan ini begitu populer di masyarakat akhir-akhir ini. Sepanjang tahun ini beberapa kompetisi berlari banyak diselenggarakan baik oleh komunitas, perusahaan maupun organisasi. Olahraga lari menjadi magnet tersendiri bagi banyak orang karena selain menyehatkan, juga memberikan berbagai dampak positif bagi masyarakat.Salah satunya adalah Surachman, kakek berusia 64 tahun ini dijuluki “wong edan” oleh orang-orang disekitarnya karena kecintaannya pada olahraga lari. Awalnya Suracman memilih olahraga lari untuk mengisi hari-harinya setelah pensiun. Namun Surachman berhasil membuktikan potensi dirinya dengan meraih banyak penghargaan dari berbagai kompetisi lari yang diikutinya ditingkat nasional maupun internasional. Berlari sudah menjadi kebutuhan baginya, 10 tahun berlari banyak manfaat yang diraihnya terutama semangat pantang menyerah. Surachman memiliki moto “tidak ada orang yang hebat yang ada adalah orang yang terlatih”. 

Di Jakarta, sebuah komunitas berlari yang diberi nama “Berlari Untuk Berbagi” didirikan oleh seorang pengusaha sukses, Sandiaga Uno pada tahun 2009. Bersama dengan teman-temannya yang berasal dari berbagai kalangan. Setiap tahunnya mereka mengikuti lomba marathon yang bertujuan mengumpulkan donasi dari individu dan juga perusahaan untuk kemudian disumbangkan kepada yayasan sosial yang ada Indonesia. Menurut Arlan Perkasa Lukman, salah satu anggota komunitas ini semua anggotanya adalah pecinta olahraga lari. Melalui komunitas ini, mereka ingin menginspirasi dan mengingatkan orang lain bahwa melakukan hobi tidak hanya berdampak positif bagi diri sendiri tetapi sekitar kita. 

Di Bromo, Jawa Timur lahir sebuah ajang olahraga lari yang tidak hanya menyehatkan tetapi juga membawa misi sosial yaitu Bromo Marathon. Salah satu penggagasnya, Dedik Kurniawan ingin mengajak para peserta untuk ikut peduli terhadap pendidikan dengan mengalokasikan uang yang terkumpul dari pendaftaran peserta untuk kemudian disumbangkan ke sekolah-sekolah di sekitarnya dalam bentuk buku-buku pelajaran serta alat tulis. Bromo Marathon berhasil menarik minat peserta tidak hanya dalam negeri tetapi juga luar negeri yang berasal dari 30 negara. Keindahan pesona gunung Bromo menjadi daya tarik bagi 900 peserta yang mengikuti kompetisi ini pada September 2013 yang lalu.

Di Bandung, Jawa Barat sebuah event fun-run charity bertajuk “5K For Smiles” digagas oleh seorang dokter dari Rumah Sakit Hasan Sadikin bersama rekan-rekannya. Dr. Seto Adiantoro kemudian bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menggalang dana bagi penderita celah bibir dan langit-langit atau bibir sumbing. Melalui event ini mereka berharap semakin banyak penderita bibir sumbing yang dapat disembuhkan.Selain itu, ada juga sebuah kompetisi berlari yang unik dan diselenggarakan di Bandung. Kompetisi unik ini memiliki tagline “Run For Your Love”. Kompetisi ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada para peserta yang jomblo untuk mencari pasangan dalam ajang berlari sejauh 5 Km. 

Dua anak muda, Jurian Adhika dan Christopher Tobing merintis sebuah gerakan berlari yang diberi nama NusantaRun. Berawal dari keinginan untuk berlari dan memperkenalkan keindahan Indonesia, mereka kemudian mengajak masyarakat untuk tidak hanya berlari tetapi juga mengumpulkan sumbangan uang untuk didonasikan. Uniknya tidak ada pemenang dalam ajang ini karena setiap orang berlari dengan misi mengumpulkan donasi sebanyak-banyaknya. NusantaRun Chapter 1 yang diadakan pada 28 Desember 2013 yang lalu dengan rute Monas-Kebon Raya Bogor sejauh 55 Km berhasil mengumpulkan donasi sebanyak RP. 137 juta. Sumbangan tersebut kemudian diberikan kepada Yayasan Care 4 Kids Indonesia. 

Selain narasumber diatas ternyata ada juga seorang aktor terkenal yaitu Rio Dewanto yang juga peduli terhadap pendidikan anak-anak jalanan.

Wooow,, Luar biasa bukan! (y) :D

Senin, 03 Maret 2014

Sabtu penuh cinta

Ya,, sabtu penuh cinta aku menyebutnya untuk setiap hari sabtu yang selalu ku tunggu kedatangannya. Ya, karena menurutku itu adalah hari dimana aku merasa seperti meresfresh diri setelah melalui 5 hari dengan berbagai aktivitas "keduniaan". Hari itu selalu membuatku senang karena teman-teman yang kami sebut Saudara seiman dan seperjuangan berkumpul di kosan kami untuk mengikuti pengajian bersama. Ya,, aku senang mengikuti pengajian ini, karena selain bisa mengenal teman2 baru yang luarbiasa, lebih dari itu aku senang setiap kali masih punya kesempatan untuk bisa menyimak materi pengajian dari guru kami yang biasa kami menyebutnya dengan murobbi. Beliau (murobbi) begitu sabar membimbing kami unttuk memahami apa yang beliau sampaikan. satu hal yang sangat aku sukai dari beliau, beliau selalu memberikan materi pengajian dengan totalitas, beliau bisa membuat kami menangis haru ketika beliau membawakan materi tentang shiroh nabawiyah ataupun ketika beliau menyampaikan tentang semangat-semangat jihad anak-anak, ibu-ibu dan wanita-wanita palestina misalnya. Semua yang disampaikannya menurutku indah dan luarbiasa, semua menyadarkanku betapa Allah SWT begitu mencintai kita, betapa masih sangat-sangat seditkit yang kita lakukan untuk menegakkan agama yang mulia itu, betapa kita sering kali terlalu terlena oleh kenikmatan dunia. Astaghfirullah,, Ya, sabtu penuh cinta aku menyebutnya, sabtu yang selalu menjadi hari yang selalu kutunggu-tunggu, sabtu yang selalu memaksaku merenungkan kembali tujuan hidup di dunia ini. 
Alhamdulillah,, Segala puji bagi-Mu Ya Allah,, untuk segala kasih sayang dan cinta-Mu kepada kami.
Istiqomahkan kami di jalan yang Engkau Ridhoi hingga kami bisa kembali kepada-Mu dalam keadaan ridho dan ridhoi. Aamiin. 




Kamis, 02 Januari 2014

Generasi Al-Quran

Kisah 1
"Ketika saya kecil, ibu dan ayah saya mendidik saya dalam suasana Al-Qur'an sehingga hati saya amat terkesan dengan ayat-ayat al-Qur'an. Terutama ayat-ayat yang menganjurkan kita untuk menolak kezaliman dan pemerasan... Diantaranya adalah firman Allah dalam surah ash Syura ayat 39 yang bermaksud : "Dan bagi orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim, mereka membela diri." ketika ibu saya meninggal dan hati saya dirundung kesedihan, saya senantiasa merenung surah Al-Fajr, "Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diredhai-Nya. Maka masuklah ke dalam kelompok hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam syurga Ku".
     Inilah diantara coretan yang ditemui dalam salah satu lembaran diari kecil hingga kini tetap terpelihara. di atas lembar-lembar diari itu, tertulis petikan ayat-ayat Al-Qur'an. Begitulah sepintas kenangan manis masa kecil milik Alija Izzatbegovic. Sosok itu menhadapi badai permusuhan hebat yang menghempas agama dan bangsanya di Bosnia Herzegovina.

Kisah 2
"Ayahku menyimpan cita-cita agar Allah memberinya, rezeki seorang anak yang mempunyai suara dan bacaan Al-Qur'an yang indah. Ternyata, puteranya, tak ditakdirkan memiliki suara yang merdu. Puteranya ini sekedar menjadi seseorang yang suka menyimak bacaan Al-Qur'an. Ayahku sering mengundang para qurra' untuk tilawah Al-Qur'an di rumah kami. berawal dari detik itu, sedikit demi sdikit, kesenangan dan rasa suka cita itu tumbuh subur dan mengakar dalam jiwaku. bila terdengar Al-Qur'an dibaca, aku yang masih kecil terdiam dan menyimaknya dengan penuh perhatian. Berkembanglah keterpautan jiwaku dengan Al-Qur'an. dan kelak, aku memang sekali lagi tak menjadi qoriul Qur'an.."

Namun putera ini termasuk segelintir para tokoh pemikir islam yang memiliki saham besar dalam arus kebnagkitan islam di zaman kini. Sayyid Qutb nama yang tidak asing dalam dunia islam. Beliau bukan qari'ul Qur'an namun beliaulah pengarang kitab Tafsir Al-Qur'an - Fi Dzilalil Qur'an.

Kunci Kemenangan
Al-Qur'an terbukti menjadi kunci kemenangan dan 'izzah kaum muslimin. Suatu ketika dahulu tatkala dalam dada umat tertanam kedekatan serta pemahaman yang dalam terhadap Al-Qur'an, mampu mengorbarkan semangat dan melahirkan kekuatan yang sangat besar. Dalam beberapa peperangan, banyak kisah sahabat yang berjaya meraih kemenangan melalui bacaan Al-Quran. Dalam perang Qadasiyah contohnya, umar ra memerintahkan Sa'ad bin Abi Waqash ra untuk membaca dan memperdalam kandungan ayat dalam surah Al-Anfal dikalangan pasukannya. Lalu terjadilah perubahan dahsyat dalam jiwa pasukan Islam. Mereka bangkit setelah hampir tewas dan kehilangan semangat hingga mampu meraih kemenangan. (Hayatu shahabah 4, hal 556).

Malah keistimewaan orang yang membaca dan mempelajari Al-Qur'an diumpamakan oleh Rasulullah, ibarat suatu bejana yang penuh berisi minyak wangi yang baunya selalu semerbak dimana-mana (Riwayat Ibnu Majah, Tirmidzi, Abu Daud). Pribadi Al-Qur'an bagai sebuah mercu obor yang memancarkan cahaya dan memberi terang di malam gelap kepada umat manusia.

Maka tidak ada yang lebih baik kecuali berusaha mengenalkan seseorang pada Al-Qur'an sejak dini. Kisah Alija dan Sayyid Quthb semasa kecil diatas, boleh dijadikan ibrah bahwa pendidikan Al-Qur'an sejak kecil, sebagai tonggak utama terbentuknya mental dan kepribadian anak yang sehat dan diredhai Allah SWT. Dalam petikan kisah diatas juga ternyata menunjukkan kesan yang lahir dari kedekatan seseorang dengan Al-Qur'an. Alija yang terlatih dengan ayat-ayat Allah contohnya senantiasa menghubungkan garis peristiwa hidupnya dengan ungkapan-ungkapan dalam Al-Qur'an. Sayyid Quthb pula yang sejak kecil memiliki rasa hormat yang demikian agung dalam hatinya kepada Al-Qur'an, sehingga di akhir hayatnya, beliau dapat dengan tenang menyongsong syahadah di tiang gantung demi membela aqidahnya.

Oleh karena itu, sudah sewajarnya seoarang anak, sejak kecil diusahakan untuk memiliki ikata-ikatan rohani melalui gema Al-Qur'an. Sehingga jiwanya memiliki kejernihan, cahaya, keimanan dan keikhlasan. Menjadi tanggung jawab kedua ibu bapaknya untuk membuka mata anak sejak kecil untuk mengetahui prinsip baik dan buruk, masalah halal dan haram, benar dan salah, dosa dan pahala sebagaimana yang ditetapkan oleh Al-Quran. Rasulullah SAW bersabda : "Suruhlah anak-anakmu mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya..." (Riwayat Ibnu Jarir dan Ibnu Al-Mundzir)